
batampos – Sebanyak 449 orang jemaah haji kloter pertama debarkasi Batam tiba di Asrama Haji, Selasa (26/7). Semua jemaah tergabung tujuh kabupaten dan kota di Kepri berada dalam kondisi sehat.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam, Mahbub Daryanto mengatakan perjalanan ibadah yang membutuhkan tenaga, dan diharapkan jemaah melakukan pengecekan fisik ketika kembali ke keluarga.
“Alhamdulillah jemaah Kepri kembali sesuai dengan jumlah yang berangkat. Semoga menjadi haji mabrur,” imbuhnya.
Sementara itu, ia menyebutkan lima jemaah dari Riau meninggal dunia selama mengikuti pelaksanaan ibadah. Seluruh jemaah sudah mengikuti tes ketika tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Semoga hasilnya baik, dan tidak ada yang terpapar Covid 19 sampai kloter berikutnya.
“Semalam datang, semoga perjalan menuju daerah asal berjalan lancar. Kami menyerahkan jemaah kepada panitia daerah, mudah-mudahan selamat sampai ke keluarga masing-masing. Terima kasih kepada wali kota Batam membantu memberikan bekal baik berupa uang atau makan kepada jemaah,” kata Mahbub.
Saat pemeriksaan kesehatan ada satu jemaah yang terdeteksi. Jemaah merupakan kloter pertama dan berasal dari Bintan. Ada empat orang juga yang bergejala, namun negatif dari paparan Covid-19.
Untuk kloter pertama ini ada tiga kabupaten yang menginap di asrama haji. Jemaah berasal dari Anambas sebanyak 19 orang, Lingga 19 orang, dan Natuna sebanyak 46 orang. Sedangkan untuk Batam, Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun langsung kembali ke daerah asal. (*)
Reporter : YULITAVIA



