
batampos – Peningkatan jumlah kendaraan di Batam belum sebanding dengan rambu jalan. Pemasangan rambu masih minim, khususnya di kawasan Batuaji, Sagulung, Seibeduk, hingga Sekupang.
“Kita itu khusus rambu di jalan kota. Untuk di kota (Batam Center dan Nagoya) itu (rambu jalan) sudah cukup. Yang kurang itu seperti di Batuaji, Dapur 12,” ujar Kabid Sarana Prasarana Dinas Perhuhubungan Kota Batam, Sutikno.
Untuk itu, kata Sutikno, Dishub Batam akan memasang 78 rambu di jalan lingkar kota (JLK). Pemasangan direncanakan pada Agustus nanti. “Jumlah rambu ini sesuai anggaran 2022. Agustus nanti dipasang,” katanya.
Ia menjelaskan lokasi penambahan rambu tersebut nantinya dipasang di lokasi yang rawan kecelakaan atau kemacetan. Seperti simpang empat, tanjakan, turunan, dan tikungan tajam.
“Nanti lokasi pemasangan rambu ini juga akan kita survei dan sesuai permintaan dari masyarakat. Apa saja rambu yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra, mengatakan dengan meningkatnya jumlah kendaraan di Batam, pihaknya turut meningkatkan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
“Kemudian penindakan pelanggaran lebih tajam lagi. Anggota ditugaskan lebih cepat untuk menindak,” katanya.
Yudhi menjelaskan, untuk rambu di jalan atau traffic light kawasan Batam Center dan Nagoya sudah memadai. Namun, beberapa jalan di kawasan Batuaji, Sekupang masih minim rambu.
“Di Sekupang dan Batuaji itu seperti melawan arus, perintah dan larangan belum ada,” ungkapnya.
Menurut Yudhi, rambu jalan ini penting untuk dilengkapi di seluruh jalan. Sebab, rambu ini berguna untuk mengantisipasi kecelakaan, dan melancarkan arus pengendara.
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Tri Yulianto, mengatakan peningkatan volume kendaraan di Batam masih belum terlalu berdampak terhadap keamanan dan ketertiban berlalu lintas di jalan raya.
Kombes Tri Yulianto menyebutkan, jumlah kendaraan masih sepadan dengan ruas jalan yang ada di Batam.
“Jalan Batam itu sudah lebar dan mulus,” kata Tri, Jumat (22/7).
Tri mengapresiasi apa yang dikerjakan oleh pemerintah daerah di Batam. Sebab, pelebaran dan pembangunan lengan-lengan jalan, dapat meningkatkan keamanan berlalu-lintas.
“Sangat baik dan bagus,” tuturnya.
Demi mengoptimalkan pengawasan, Tri meminta Polresta Barelang ikut dalam pengawasan dan membantu melancarkan lalu lintas.
“Polda itu ada 20 titik, Polresta Barelang 30 titik,” ucapnya
Tri meminta agar pemerintah daerah memperbarui lagi rambu atau marka jalan. Garis marka jalan saat ini, kata Tri, sudah mulai pudar. (*)
Reporter: YOFIE YUHENDRI, FISKA JUANDA



