Jumat, 16 Januari 2026

Jumlah Penumpang Bandara Hang Nadim Diperkirakan Naik 3 Persen, BIB Siapkan Posko Terpadu

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Bandara Hang Nadim Batam yang mulai beroperasi pada Kamis (18/12). F.Yashinta

batampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) resmi membuka Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (18/12). Posko ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan penerbangan selama masa libur akhir tahun.

Posko akan beroperasi mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dan dijadwalkan ditutup pada 5 Januari 2026.

Direktur Operasional PT BIB, Anton Marthalius, mengatakan pihaknya telah memprediksi peningkatan signifikan arus penumpang dan pergerakan pesawat selama periode Nataru. Lonjakan pertama diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2025.

“Lonjakan pertama diprediksi pada 21 Desember. Kami memperkirakan arus penumpang selama Nataru mencapai sekitar 237 ribu orang, dengan estimasi rata-rata 15 ribu penumpang per hari,” ujar Anton.

Menurut dia, pada tahun ini lonjakan penumpang diperkirakan tiga persen dibanding tahun lalu. Sementara untuk jumlah maskapai satu persen dibanding tahun lalu.

Baca Juga: Hadapi Lonjakan Nataru, Dirut PELNI Tinjau Kesiapan KM Nggapulu di Batam

Selain arus keberangkatan, BIB juga mengantisipasi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026. Momentum tersebut menjadi perhatian khusus karena berpotensi menimbulkan kepadatan penumpang di terminal.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, seluruh fasilitas bandara telah dilakukan pengecekan dan dipastikan berfungsi normal. BIB juga melakukan penebalan personel di berbagai titik layanan serta menyiapkan prosedur operasional harian dan prosedur darurat.

“Kami sudah memastikan seluruh fasilitas siap digunakan. Personel juga kami tambah, termasuk kesiapan menghadapi situasi darurat,” kata Anton.

Posko Nataru ini melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain CIQ, TNI, Polri, BMKG, Basarnas, AirNav, serta unsur pendukung lainnya. Keterlibatan lintas instansi tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang.

Selain sebagai pusat pengendalian layanan, Posko Nataru juga berfungsi sebagai pusat informasi pergerakan penumpang dan penerbangan selama libur akhir tahun. Hingga saat ini, BIB telah menerima 140 usulan extra flight dari sejumlah maskapai.

“Realisasinya bisa naik atau turun tergantung kondisi operasional. Harapan kami arus mudik berjalan lancar dan cuaca mendukung keselamatan penerbangan,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Batam Meningkat Tajam Sepanjang 2025

Anton menambahkan, fokus utama Posko Nataru juga mencakup antisipasi penundaan penerbangan. Maskapai bersama pengelola bandara diminta menyiapkan langkah cepat agar pelayanan kepada penumpang tetap optimal.

Selain itu, upaya pencegahan penumpukan penumpang di terminal juga menjadi perhatian serius selama periode Nataru. Koordinasi dengan Forkopimda dan seluruh stakeholder terus diperkuat.

“Kami berharap persiapan matang ini dapat menjamin kenyamanan masyarakat selama Nataru. Kami juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke bandara agar tidak tertinggal jadwal penerbangan,” tutup Anton. (*)

ReporterYashinta

Update