Jumat, 6 Februari 2026

Kadin Kepri Bangun Konektivitas Bisnis dengan Diaspora Indonesia di Eropa

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ketua Kadin Kepri, Mustava saat bertemu dengan Head of Consulting and Professional Service Division ASPINA, Muktisjah Ramli S.

batampos – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri memperkuat langkah internasionalisasinya dengan membangun konektivitas strategis bersama komunitas bisnis Indonesia di Eropa.

Dalam agenda networking di Belanda, Ketua Kadin Kepri, Mustava, bertemu dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA) untuk menjajaki peluang kolaborasi investasi, industri maritim, serta pengembangan ekonomi berbasis diaspora.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog yang mempertemukan potensi regional Kepulauan Riau sebagai kawasan industri maritim yang berkembang dengan jejaring pelaku usaha Indonesia di Eropa. Dalam paparannya, Kadin Kepri memaparkan pertumbuhan ekonomi Kepri yang ditopang sektor manufaktur, galangan kapal, serta ekosistem maritim yang semakin kompetitif di Asia Tenggara.


Mustava mengatakan, diaspora bisnis Indonesia di luar negeri memiliki posisi strategis dalam menjembatani peluang investasi lintas negara.

“Komunitas pengusaha Indonesia di Eropa bukan hanya representasi diaspora, tetapi juga simpul jejaring global. Mereka bisa menjadi penghubung antara potensi daerah dengan pasar internasional,” katanya, Jumat (6/2).

Baginya, pendekatan networking global saat ini tidak lagi sekadar promosi potensi daerah. Kadin Kepri mendorong terbentuknya pipeline kerja sama yang berkelanjutan melalui pertukaran informasi pasar, penjajakan proyek konkret, hingga kemitraan langsung antarpelaku usaha.

“Kami ingin hubungan ini berlanjut pada proyek nyata. Ada peluang di sektor galangan kapal, manufaktur maritim, hingga pariwisata berbasis minat khusus yang bisa digarap bersama,” kata Mustava.

Komunitas pengusaha Indonesia di Belanda memiliki solidaritas dan jaringan yang kuat. Mayoritas anggota bergerak di sektor UMKM, tapi mulai memperluas orientasi pada investasi lintas negara.

Selain sektor maritim, diskusi juga mengangkat peluang pengembangan destinasi wisata bagi segmen senior citizen di Eropa yang mencari kawasan tropis dengan aksesibilitas baik dan infrastruktur memadai.

Kadin Kepri berharap komunikasi yang telah terbangun ini menjadi fondasi kolaborasi yang lebih luas. Upaya tersebut sekaligus memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai pintu gerbang ekonomi maritim Indonesia yang semakin terhubung dengan ekosistem global. (*)

ReporterArjuna

Update