
batampos- Kampung Anti Narkoba yang dibentuk oleh Polresta Barelang di perumahan Taman Lestari yang efektif mencegah anak-anak untuk masuk dalam lingkaran narkoba. Kebiasaan anak-anak ngelem sebelumya juga sudah tiada.
Ini disampaikan oleh Kapolsek Batuaji Kompol Danniel Ganjar Kristanto saat menghadiri Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Kepemimpinan Nasional Tingkat II Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia di Batuaji, Selasa (2/8).
“Sudah setahun lebih saya berdinas di Batuaji, belum ada anak-anak yang didapat bermasalah dengan narkoba. Begitu juga yang ngelem juga sudah tidak. Semoga kedepannya tetap seperti ini sehingga kita boleh menghasilkan generasi emas di masa yang akan datang,” ujar Danniel.
Seperti diketahui sebelumnya Jajaran Polresta Barelang telah membentuk kampung Anti narkoba di kelurahan Buliang, Batuaji. Ini satu-satunya kampung Anti narkoba di Batam dan memiliki satgas antinarkoba yang melibat instansi penegak hukum terkait dan masyarakat setempat.
Satgas kampung Anti Narkoba Djarot juga menyampaikan hal yang sama. Kampung bentukan Polresta Barelang tersebut efektif menjauhkan anak dari perilaku yang menyimpang terutama masalah narkoba. Satgas dan masyarakat setempat peran aktif memantau aktifitas anak di sekitarnya. Jika ada yang berkumpul dan mencurigakan langsung diingatkan dan dibubarkan.
BACA JUGA: Kejaksaan Negeri Batam Punya Balai Rehabilitasi Narkoba, di Sini Lokasinya
“Alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan baik dan efektif menjauhkan anak dari perilaku yang menyimpang. Kumpul-kumpul juga sudah tak ada lagi,” ujarnya.
Dia berharap agar kedepannya kampung Anti narkoba dan wilayah Batuaji secara menyeluruh tetap bersih dari peredaran narkoba. Bagi masyarakat yang melihat atau mengetahui kegiatan atau aktifitas yang berhubungan dengan narkoba segera melapor ke satgas ataupun aparat kepolisian terdekat. (*)
Reporter: Eusebius Sara



