Kamis, 15 Januari 2026

Kanalisasi Mulai Dipatuhi, Satlantas dan Dishub Perkuat Pengawasan Demi Kurangi Risiko Kecelakaan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Situasi di ruas jalan Sudirman Baloi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Upaya penataan kanalisasi jalur kendaraan di sejumlah ruas jalan utama Kota Batam mulai menunjukkan hasil positif. Pengaturan jalur khusus sepeda motor di sisi kiri dan jalur mobil di sisi kanan kini semakin dipahami para pengendara, terutama di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Baloi, yang menjadi salah satu lokasi uji coba utama.

Di lapangan tampak pengendara sepeda motor konsisten berada di dua lajur kiri, sementara kendaraan roda empat menjaga posisi di tiga lajur bagian kanan. Meski demikian, Satlantas Polresta Barelang mencatat masih adanya potensi pelanggaran akibat aktivitas pemotongan jalur di area U-turn serta akses keluar-masuk jalur lambat yang berada di luar row jalan utama.

Anton, salah seorang pengendara motor yang melintas di kawasan tersebut, mengaku semakin memahami aturan kanalisasi. “Sekarang sudah jelas jalurnya. Saya selalu ambil kiri karena itu yang paling aman,” ujarnya, Selasa (25/11).

Baca Juga: Satlantas Polresta Barelang Gelar Kanalisasi di Jalan Sudirman, Arus Lalu Lintas Lancar

Hal senada disampaikan Gunawan, pengemudi mobil pribadi, yang mengapresiasi pengaturan ini. “Kami berharap semua pengendara makin taat. Ini demi keselamatan bersama,” tuturnya.

Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan Kota Batam memastikan pengawasan dan sosialisasi di lapangan akan terus digencarkan. Personel rutin ditempatkan di titik-titik rawan untuk memberikan edukasi langsung sekaligus memastikan tidak terjadi pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menegaskan bahwa kanalisasi merupakan langkah strategis untuk membangun budaya tertib berkendara. “Kanalisasi ini bukan sekadar pengaturan jalur, tapi bagian dari upaya jangka panjang untuk menekan angka kecelakaan. Jalur kiri kami tekankan sebagai zona aman bagi pengendara roda dua,” ujarnya.

Menurutnya, kedisiplinan pengendara sangat menentukan keberhasilan manajemen rekayasa lalu lintas. “Kami ingin kebiasaan tertib ini menjadi bagian dari budaya berkendara masyarakat Batam. Jika semua taat jalur, risiko senggolan dan tabrakan dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, dalam kesempatan sebelumnya juga menyoroti pentingnya kesadaran individu dalam menjaga keselamatan. Ia mengimbau seluruh pengguna jalan melengkapi dokumen dan perlengkapan berkendara, serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan. “Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Ketaatan di jalan adalah kunci utama agar kita bisa pulang dengan selamat kepada keluarga,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa jajaran Polresta Barelang secara rutin memberikan edukasi melalui sekolah, kampus, komunitas masyarakat, hingga media sosial untuk memperluas pemahaman terkait keselamatan berkendara.

Dengan semakin meningkatnya kepatuhan pengendara pada aturan kanalisasi, penataan lalu lintas di Batam diharapkan menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman. Satlantas Polresta Barelang menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperkuat hingga budaya tertib berkendara benar-benar terbentuk di seluruh lapisan masyarakat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update