Kamis, 2 April 2026

Imigrasi Batam Gelar Rapat Timpora Seiring Meningkatnya WNA Masuk Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos– Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melakukan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Aston Hotel, Rabu (30/3).  Rapat ini dilaksanakan untuk pengawasan orang asing di Kota Batam pasca perubahan terkait pelayanan keimigrasian dan perlintasan orang asing.

Kepala Imigrasi kelas I TPI Khusus Batam Subki bersama Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kepri Morina Harahap memberikan sambutan pada rapat tim pengawaisan orang asing (Timpora) di Hotel Aston, Rabu (30/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi mengatakan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengharapkan bisa menjalin kerjasama, koordinasi hingga memberikan informasi bersama instansi yang tergabung dalam Timpora.

Sebagaimana diketahui, kata Subkti, Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Kota Batam sudah kembali beraktivitas, karena mulai masuknya Warga Negara Asing (WNA). Meskipun itu tidak semua TPI yang kembali beraktivitas.

“Dengan adanya kegiatan ini kita bisa saling memberikan informasi, melakukan pengawasan bersama sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam melakukan pengawasan selama ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam berkoordinasi dengan instansi lain.

Sementara untuk Imigrasi Batam, kata dia, tetap melakukan pengawasan terhadap seluruh kegiatan WNA yang melewati TPI atau melakukan aktivitas di Kota Batam.

Ia mengungkapkan, untuk jumlah kedatangan WNA sejak kembali dibukanya jalur wisatawan, Subki mengungkapkan saat ini kedatangan WNA sudah mulai meningkat. Namun, peningkatan itu belum terlalu signifikan.

“Karena masih ada kebijakan dari instansi lain yang harus mereka penuhi. Tapi kalau saya prediksi akan meningkat terus pintu perlintasan kita,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya kemudahan WNA yang akan masuk ke Batam, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah melakukan berbagai kesiapan di seluruh TPI. Jika nantinya ada kekurangan personel di lapangan, pihaknya juga sudah menyiapkan personel yang akan ditambah nantinya.

“Strateginya tetap ada. Nanti kita bisa lihat atau memprediksi berapa jumlah WNA yang masuk,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kepri, Morina Harahap mengatakan, Kota Batam menjadi salah satu wilayah dengan daya tarik yang cukup tinggi bagi WNA untuk masuk ke Indonesia.

Tentunya pengawasan WNA di wilayah Batam, dibentuk Timpora yang nantinya akan melakukan pengawasan secara berkesinambungan.

BACA JUGA: Turis Bisa Masuk Batam dengan VoA, Imigrasi Masih Menunggu SE

“Pengawasan orang asing untuk tetap menjaga stabilitas nasional dari dampak negatif yang mungkin ditimbulkan orang asing di wilayah Indonesia,” katanya.

Sehingga, kata dia, koordinasi dan komunikasi sangat diperlukan untuk kerjasama antar instansi dalam hal pengawasan orang asing.

“Mari kita bekerjasama lebih ketat lagi pengawasan orang asing dalam hal kegiatan dan keberadaannya demi menjaga amanah dari kedaulatan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, dari data yang dihimpun oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, terdapat 2.773 WNA yang masuk ke Batam. Mereka masuk melalui TPI Batam Center, TPI Citra Tritunas Harbourbay, TPI Marina dan TPI Nongsa.

Mereka masuk ke Batam dengan berbagai keperluan. Mulai dari keperluan wisata, pekerjaan maupun kunjungan keluarga. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

 

UPDATE