
batampos – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batamkota menjadi contoh Pemberdayaan Ekonomi Umat dari Kementerian Agama Tahun ini.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor, mengatakan, ada 25 KUA yang mendapatkan bantuan permodalan kepada penerima manfaat yang memiliki usaha.
“KUA yang mendapatkan bantuan ini adalah KUA yang sudah mendapatkan program revitalisasi sebelumnya. KUA Batamkota menjadi percontohan di Provinsi Kepulauan Riau,” jelasnya.
Pihaknya menyerahkan langsung bantuan usaha sebesar Rp 10 juta untuk masing-masing penerima.
Diharapkan bantuan ini bisa menjadi pendorong bagi mereka dalam mengembangkan usaha. Ditargetkan dalam tiga tahun manfaat dari bantuan ini sudah bisa terlihat dan dinikmati.
“Kalau bisa dalam tiga bulan ini sudah bisa berkembang usaha mereka. Tadi saya denger dari pembinanya ada yang usaha laundry, dan lainnya. Semoga bermanfaat, dan ini akan dipantau serta diawasi penggunaan bantuan oleh KUA Batamkota,” jelasnya.
Selain memberikan bantuan, pihaknya juga akan memberikan pelatihan, pembinaan kepada penerima manfaat.
Bersama dengan Laz Batam dan lembaga amil zakat lainnya, bersama-sama akan mendorong majunya ekonomi umat ini.
Zakat lanjutnya merupakan salah satu yang bermanfaat untuk membantu ekonomi keluarga.
Melalui penyaluran zakat yang baik dan benar, diharapkan angka kemiskinan bisa berkurang. Untuk itu, program positif ini diharapkan bermanfaat bagi kemajuan ekonomi umat.
Kepala Kantor Kemenag Wilayah Kepri, Mahbub Daryanto mengatakan mengatakan KUA Batamkota dipilih karena sudah masuk dalam program revitalisasi di Kepri.
Tidak saja itu sebagai percontohan, KUA Batamkota sudah memiliki pelayanan yang lebih baik.
“Tentu ini sangat bagus sekali. Pelaku usaha binaan KUA Batamkota mendapatkan bantuan permodalan untuk usaha mereka,” ujarnya.
Penerima manfaat ini juga sudah diverifikasi, sehingga tepat sasaran. Harapannya usaha mereka berkembang, dan ekonomi mereka semakin maju.
Sehingga ke depannya bus berbagi dengan masyarakat yang kurang mampu melalui penyaluran zakat dan lainnya.
Ke depan pihaknya juga akan menggandeng lembaga zakat lainnya seperti Baznas. Terdapat tuju Baznas yang ada di Provinsi Kepri. Nanti akan diminta bantu untuk pembinaan pelaku usaha ini.
“Selanjutnya semoga semakin banyak yang mendapatkan bantuan seperti ini,” imbuhnya.(*)
Reporter: Yulitavia



