Jumat, 16 Januari 2026

Kapolda dan Gubernur Kepri Pastikan Ibadah Natal di Batam Aman dan Kondusif

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Gubernur Kepri Ansar Achmad bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Walikota Batam Amsakar Achmad, Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra dan Forkopinda melakukan peninjauan pelaksanaan ibadah malam Natal, salah satunya di gereja Santo Petrus Lubukbaja, Rabu (24/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Polda Kepri bersama forkopimda memastikan pelaksanaan ibadah Natal 2025 di Kota Batam dan seluruh wilayah Kepri berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Hal itu disampaikan Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin usai meninjau langsung sejumlah gereja di Batam, Rabu (24/12).

Peninjauan dilakukan bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, jajaran Forkopimda Kepri, unsur TNI, serta instansi terkait dalam rangka Operasi Lilin Seligi 2025. Kegiatan tersebut sekaligus memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada umat Kristiani yang menjalankan ibadah malam Natal.

Rombongan memulai peninjauan di Gereja HKBP Batam Centre, dilanjutkan ke Gereja Tapgha Simpang Kara, Gereja Santo Damian Bengkong, Gereja GPIB Immanuel Seraya, hingga Gereja St. Petrus Lubuk Baja.

Di setiap lokasi, Kapolda Kepri dan Forkopimda berdialog dengan pengurus gereja dan jemaat, sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas agar seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan dengan khidmat, aman, dan tertib.

Baca Juga: Tanggapi Informasi Hoaks Bom Bunuh Diri, Kapolresta Barelang Jamin Keamanan Masyarakat dan Wisman

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin mengatakan, hingga malam Natal, situasi keamanan di Batam dan wilayah Kepri secara umum terpantau kondusif tanpa gangguan berarti.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ibadah Natal di Batam dan seluruh wilayah Kepri berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada gangguan keamanan. Kami mengucapkan Selamat Hari Natal kepada saudara-saudara yang merayakan, dan selamat menyongsong Tahun Baru,” ujar Asep.

Ia menegaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan di Batam, tetapi juga di daerah lain seperti Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas.

“Kondisi ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Kami berharap situasi kondusif ini terus terjaga hingga akhir tahun,” tambahnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta selalu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi.

Ia juga mengajak masyarakat Kepri untuk merayakan Natal dan Tahun Baru secara sederhana, tidak berlebihan, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kita rayakan dengan penuh kebersamaan dan kesederhanaan, sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara kita di sejumlah daerah yang tengah terdampak bencana alam,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Wanita Selundupkan Liquid Vape Etomidate dari Malaysia, Diciduk di Harbour Bay

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menekankan pentingnya kewaspadaan selama momentum Natal dan Tahun Baru, khususnya di lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

“Sejak rapat persiapan Nataru, kami sudah mengimbau seluruh pemangku kepentingan agar perayaan Natal dan Tahun Baru dilaksanakan secara khidmat, aman, dan tidak berlebihan,” kata Ansar.

Ia juga meminta pengelola objek wisata, terutama kawasan pantai dan lokasi rawan lainnya, untuk meningkatkan pengawasan mengingat kondisi cuaca saat ini.

“Kami berharap dengan doa dan kewaspadaan bersama, seluruh rangkaian Natal dan Tahun Baru di Kepri dapat berjalan aman tanpa kejadian yang tidak diinginkan,” tutup Ansar. (*)

ReporterYashinta

Update