
batampos – Seorang pengendara motor kembali menjadi korban jalan rusak di ruas Jalan S Parman, Seibeduk, Batam. Insiden terjadi pada Senin (29/7) malam saat korban melintas dari arah Mukakuning menuju Seibeduk melalui pintu IV kawasan industri Batamindo. Korban terjungkal karena terperosok ke dalam lubang besar yang sudah lama dikeluhkan warga.
Menurut keterangan warga, korban merupakan pekerja yang sedang pulang malam. “Dia tidak sempat menghindar karena kondisi gelap. Langsung jatuh,” kata Alamsyah, warga sekitar. Beruntung korban hanya mengalami luka ringan, namun motornya rusak di bagian depan.
Lubang ini terbentuk akibat bocornya pipa air di sisi jalan yang mengalir ke badan jalan dan menggerus aspal. Dengan intensitas kendaraan yang tinggi, terutama truk dan kendaraan berat, lubang pun semakin besar dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut telah memicu banyak kecelakaan dalam beberapa pekan terakhir.
Warga mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan ke pihak berwenang. Sebagai bentuk peringatan, kini warga bahkan menanam pohon pisang di tengah lubang sebagai penanda. “Biar mencolok, supaya pengendara sadar itu lubang. Sudah banyak yang jatuh,” ungkap Sumardi.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam sebelumnya menyatakan perbaikan masih dilakukan secara bertahap sambil menunggu anggaran untuk perbaikan menyeluruh. Namun, warga menganggap langkah tersebut terlalu lambat dan berisiko.
Dengan terus bertambahnya korban, masyarakat mendesak Pemko Batam untuk segera mengambil tindakan nyata. Jalan S Parman merupakan akses utama menuju Seibeduk dan tidak layak lagi dibiarkan rusak dalam waktu lama. (*)
Reporter: Eusebius Sara



