Senin, 19 Januari 2026

Karyawan PT Yixin Teknologi Plastik masih Mogok, Tuntut Pemotongan Gaji

spot_img

Berita Terkait

spot_img
foto: Dalil Harahap / Batam Pos
Demo mogok sebab gaji dipotong Rp 20 ribu per hari

batampos– Konflik antara karyawan dan manajemen PT Yixin Teknologi Plastik di Tanjunguncang masih berlanjut. Karyawan masih tetap dengan tuntutan sebelumnya yakni penurunan target kerja harian sebab, material plastik yang dikerjakan lebih rumit saat ini. Karyawan yang menolak gaji mereka dipotong tetap melanjutkan aksi mogok kerja hingga, Jumat (20/1).

Aksi mogok kerja karyawan khususnya di bagian sortir ini sudah berjalan dua pekan ini akhirnya ditanggapi pihak manajemen. Manajemen sedikit melunak dengan bersedia kembali mencari solusi yang baik agar aktivitas produksi kembali berjalan normal. Manajemen berencana bernegosiasi dengan karyawan terkait solusi yang baik nantinya.

“Kita akan duduk lagi. Manajemen akan mempertimbangkan tuntutan mereka (karyawan) itu,” ujar Febby, perwakilan pihak manajemen.

BACA JUGA: DPRD Batam akan Pertanyakan Legalitas PT Yixin Teknologi Plastik

Sementara dari pihak karyawan juga bersedia dengan rencana pihak manajemen itu. Tinutuan mereka terkait penurunan target kerja harian sangat beralasan sebab material plastik yang dikerjakan lebih rumit saat ini.
“Tujuh bal sehari tak bisa lagi karena material susah dikerjakan. Harapan ya diturunkan terget itu. Kalau tetap ya tiap bulan gaji tetap akan dipotong,” ujar Reni, seorang karyawan.

Sebelumnya awal mula karyawan melakukan mogok karena karena manajemen memotong gajian harian mereka sehari Rp 20 ribu. Pemotongan itu karena pengerjaan tidak mencapai target. Satu tim ditargetkan tujuh bal dalam sehari. Mereka ini bagian sortir sampah plastik yang akan diolah jadi serbuk plastik. Belakangan pekerja banyak yang tidak mencapai target sehingga gaji mereka dipotong Rp 20 ribu perhari. Mereka tak terima ini dan melakukan aksi protes. (*)

Reporter : Eusebius Sara

 

Update