
batampos – Kasus aktif positif Covid-19 di Batam terus bertambah dan hingga hari ini Selasa (12/7/2022), kasus aktif berjumlah 22 orang atau bertambah tiga orang dibanding sehari yang lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan swab Tim Analis Laboratorium BTKL PP Dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang, Selasa (12/7) terdapat 3 orang pasien baru yang terkonfirmasi.
“Ya, hari ini nambah tiga pasien baru,” ujar Didi.
Ketiga pasien baru itu adalah, IW, 25 tahun beralamat di Kawasan Rusunawa Pemko, Muka Kuning, pasien terkonfirmasi tanpa gejala serta sudah divaksin Booster.
“Saat ini pasien menjalani isolasi mandiri, tambah Didi.
Selanjutnya pasien kedua, GCT, pelajar berusia 9 tahun warga Kawasan Bumi Indah Lubukbaja. Ia terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros dengan status sudah divaksin Covid-19 dosis pertama dan dosis kedua.
Terakhir pasien ketiga D, ibu rumah tangga berusia 56 tahun. Pasien juga bergejala baru dan dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Selain itu status vaksin nya juga sudah divaksin dosis pertama dan kedua.
Didi menambahkan, sampai hari ini kasus aktif di Batam berjumlah 22 orang, selain itu tidak ada pasien sembuh mampun pasien meninggal.
Adapun 22 orang pasien ini 11 orang isolasi mandiri dan 10 di rawat di Rumah Sakit Awal Bros serta satu lainnya dirawat di Rumah Sakit Harapan Bunda.
Didi menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.
Hal ini sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan prokes diberbagai aktifitas sehari-hari.
“Imbauannya sama, tetap menjalankan protokol hidup sehat, tetap cuci tangan dan menjaga jarak,” pungkasnya.
Didi menyebutkan, secara kumulatif total kasus aktif di Batam berjumlah 31.006 orang. Sedangkan pasien sembuh berjumlah 30.067 orang atau 97 persen dan pasien meninggal berjumlah 917 orang.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



