
batampos – Edi Saputra, warga Baloi Kolam RT 02/ RW 16 dipastikan tewas bunuh diri. Pria 30 tahun ini mengakhiri hidupnya menggunakan seutas tali yang digantung di dapur rumah.
Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan motif bunuh diri yang dilakukan Edi karena masalah rumah tangga.
“Masalah rumah tangga,” ujarnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Revitalisasi Dermaga Utara Batuampar, Polda Kepri Periksa Saksi di Jakarta
Agung menambahkan dari pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh Edi. Oleh keluarga, jasad diambil ke RS Bhayangkara untuk dimakamkan.
“Jasad sudah diambil pihak keluarga,” katanya.
Reza, salah seorang tetangga mengatakan istri Edi memang sudah tidak terlihat beberapa hari di rumah tersebut. Sebelum tewas, ia sempat mendengar pertengkaran antara Edi dan istrinya.
“Sudah 4 hari istrinya tidak di rumah. Jadi Edi tinggal di rumah sendiri,” ujarnya.
Baca Juga: Koordinasi Lemah, 39 Warga Kepri Korban TPPO Harus Pulang Secara Mandiri Tanpa Bantuan Pemda
Reza mengaku Edi juga sempat tertekan karena tidak memiliki pekerjaan. “‘Makanya sering di dalam rumah. Jarang terlihat di luar,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Baloi Kolam RT 02/ RW 16, Batam Kota digegerkan dengan tewasnya Edi Saputra di dalam rumahnya, Rabu (19/3) malam, sekitar pukul 18.30 WIB.
Pria 30 tahun ini ditemukan dalam posisi terduduk di bagian dapur dengan seutas tali yang melilit di leher. Tewasnya Edi pertama kali diketahui oleh kakaknya. Saat itu, kakaknya mendatangi rumah dan melihat jasad Edi dari kaca jendela. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



