
batampos – Kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kota Batam terus mendapat perhatian. Kini, masyarakat Batam kembali memiliki pusat pelatihan dan pengembangan kompetensi K3 yang digadang-gadang hadir dengan standar nasional dan internasional sekaligus.
Kana Bintang Sertifindo (KBS), lembaga pelatihan dan training centre K3 resmi hadir di Kota Batam. Berlokasi di kawasan strategis, di Jalan Tiban Hills, Tiban Baru di Komplek Ruko Grand Tiban Koperasi, Nomor 5, lembaga ini diharapkan menjadi wadah lahirnya tenaga kerja yang unggul, kompeten, aman, dan produktif.
Peresmian training centre tersebut dilaksanakan secara sederhana namun khidmat, Kamis (7/5). Hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Direktur Utama KBS, Teuku Nanda Fulizar, Komisaris KBS Jamaluddin, Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Disnakertrans Provinsi Kepri Zulkifli, para mitra bisnis, serta tamu undangan lainnya.
Direktur Utama KBS, Teuku Nanda Fulizar mengatakan, PT Kana Bintang Sertifindo sebenarnya telah berdiri sejak 2014. Selama ini perusahaan bergerak di dua bidang utama, yakni jasa sertifikasi inspeksi K3 dan pelatihan serta pembinaan tenaga kerja.
“Kami melakukan pemeriksaan dan pengujian seluruh peralatan K3 di berbagai sektor. Mulai dari manufaktur, perhotelan, gedung swasta hingga pusat perbelanjaan. Di mana ada tenaga kerja, tempat kerja, dan sumber bahaya, di situ kami hadir,” ujar Nanda.
Ia menjelaskan, hadirnya training centre tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan membantu pemerintah menekan angka kecelakaan kerja yang masih cukup tinggi di Batam.
Menurut dia, melalui pelatihan yang terstruktur, peserta dibekali pemahaman mengenai aturan dan penerapan K3 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970.
“Kami ingin membangun budaya safety sejak dini. Anak-anak muda yang belum bekerja bisa memahami dunia keselamatan kerja lebih awal. Sementara pekerja aktif dapat meningkatkan kompetensinya agar mampu menerapkan standar K3 dengan benar di lapangan,” katanya.
Tidak hanya itu, KBS juga tengah mengembangkan program bertajuk 10 Level Safety and Security. Program tersebut mengintegrasikan aspek keselamatan kerja, keamanan, serta lingkungan dalam satu sistem pelatihan terpadu.
“Program ini menjadi yang pertama di Batam. Kami ingin menciptakan SDM yang bukan hanya siap kerja, tetapi juga memahami standar keselamatan dan keamanan secara menyeluruh,” tambahnya.
Komisaris PT KBS, Jamaluddin menilai, keberadaan training centre ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemerintah dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di sektor industri.
“Kami masih sering melihat terjadinya kecelakaan kerja. Karena itu kami hadir untuk membantu pemerintah melalui pelatihan dan pembinaan K3,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Disnakertrans Kepri, Zulkifli, menyambut baik hadirnya lembaga pelatihan tersebut. Menurutnya, pemerintah sangat mendukung perusahaan yang fokus pada pengembangan kompetensi dan pelatihan K3.
“Melalui regulasi yang ada, pemerintah berharap angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan. Perusahaan maupun pekerja harus memahami norma K3 agar dapat bekerja dengan aman tanpa kecelakaan maupun gangguan kesehatan kerja,” katanya. (*)

