Selasa, 27 Januari 2026

Kebakaran Kapal di Galangan PT ASL Batam, Pengawas Selidiki Penyebabnya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar kapal MV Elsa Regent di Galangan Kapal PT ASL Shipyard, Batuaji, Minggu (25/1).
Kebakaran kapal MV Elsa Regent terjadi di Galangan Kapal PT ASL Shipyard, Batuaji. Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian, Minggu (25/1). F. Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Kebakaran kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam. Kali ini, api melalap kapal Elsa Regent yang tengah berada di KCP Jetty, Minggu (25/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepri, Diky Wijaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, upaya pemadaman segera dilakukan setelah kebakaran diketahui.

“Kapal Elsa Regent yang kebakaran. Saat ini upaya pemadaman sedang dilakukan,” katanya.

Baca Juga: Kembali Terjadi Lagi, Kapal Terbakar di Galangan PT ASL

Saat kejadian, kapal dalam kondisi kosong dan belum ada aktivitas pekerjaan di atasnya. Karena itu, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

“Kapal tersebut tidak ada aktivitas alias kosong, belum ada pekerjaan apa pun. Tidak ada korban baik luka maupun meninggal karena memang kapal ini kosong dan masih berada di PT ASL,” kata dia.

Diky menambahkan, pengawas ketenagakerjaan masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hal ini mengingat kapal tersebut merupakan kapal pengangkut muatan minyak mentah.

Baca Juga: Kapal Terbakar di Kawasan PT ASL, Sudah 5 Tahun Tidak Beroperasi

“Masih diidentifikasi penyebabnya oleh pengawas, karena memang kapal tersebut kapal muatan minyak mentah,” katanya.

Terkait dugaan adanya aktivitas tank cleaning sebelum kejadian, ia memastikan belum ada kegiatan tersebut dilakukan. Ia juga menyebut kapal itu merupakan milik anak perusahaan Pertamina.

“Belum ada kegiatan tank cleaning. Itu kapal anak perusahaan Pertamina,” ujar Diky. (*)

ReporterArjuna

Update