
batampos – Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang digagas BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu pembiayaan perumahan pekerja dinilai belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, skema ini menawarkan akses kredit perumahan dengan bunga kompetitif serta persyaratan yang disesuaikan dengan status kepesertaan aktif.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kepulauan Riau, Henky Rosidin mengatakan sosialisasi program masih menjadi pekerjaan rumah utama.
“Program MLT ini sebenarnya sangat membantu, tetapi belum banyak diketahui masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong upaya sosialisasi,” ujarnya,” Selasa (7/4).
Di Batam, implementasi program ini mulai menunjukkan geliat. Sepanjang tahun lalu, tercatat sekitar 80 unit rumah telah diakses pekerja melalui skema tersebut. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan kredit konstruksi kepada pengembang yang membangun perumahan khusus pekerja.
Henky menjelaskan, penyediaan hunian tidak dibatasi pada lokasi tertentu. BPJS Ketenagakerjaan membuka peluang kerja sama dengan perbankan di berbagai wilayah, mengikuti kebutuhan pekerja.
“Di mana pun pekerja ingin memiliki rumah, kami siap memfasilitasi melalui kerja sama dengan perbankan,” katanya.
Program MLT diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 17 Tahun 2021 yang memungkinkan pemanfaatan dana investasi dari program Jaminan Hari Tua (JHT) untuk pembiayaan perumahan. Skema ini mencakup fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), hingga pembiayaan renovasi rumah.
Secara nasional, program MLT telah membantu ribuan pekerja memperoleh akses hunian layak melalui kolaborasi dengan perbankan mitra.
Kehadiran skema ini menjadi alternatif bagi pekerja yang selama ini terkendala dalam memenuhi persyaratan pembiayaan konvensional.
Di tengah pesatnya pertumbuhan sektor industri dan jasa di Batam, kebutuhan akan hunian yang terjangkau kian meningkat.
Tingginya mobilitas tenaga kerja membuat kepastian tempat tinggal menjadi bagian penting dari stabilitas ekonomi keluarga.
Melalui program MLT, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memperluas perannya, tidak hanya sebagai penyelenggara jaminan sosial, tetapi juga sebagai fasilitator akses pembiayaan perumahan bagi pekerja.
Di kota industri seperti Batam, langkah ini dinilai strategis untuk mendukung kesejahteraan tenaga kerja sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.(*)



