
batampos – Semarak malam takbiran Idul Adha 1446 Hijriah di Kota Batam berlangsung meriah dan khidmat. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan protokol menyaksikan Pawai Mobil Hias Takbir Keliling, Kamis (5/6) malam.
Dentuman takbir, cahaya lampu warna-warni, dan kreativitas dekorasi mobil hias menciptakan suasana malam penuh suka cita menyambut Hari Raya Kurban.
Pawai yang dilepas dari kawasan Simpang Polsek Batu Ampar itu menjadi magnet hiburan religi tahunan warga Batam. Tak hanya sekadar pawai, mobil-mobil yang ikut serta juga dinilai dalam lomba mobil hias antar kecamatan yang digelar oleh Pemerintah Kota Batam. Tahun ini, Kecamatan Nongsa kembali mempertahankan gelar juara, setelah lima kali meraih posisi terbaik.
Mengusung tema “Perjalanan Ibadah Haji ke Tanah Suci Mekah”, mobil hias Kecamatan Nongsa menampilkan replika Masjid Cheng Hoo sebagai simbol awal perjalanan spiritual umat Muslim menuju Tanah Suci. Dekorasi penuh detail ini menggambarkan nuansa religius sekaligus semangat Batam sebagai kota madani yang kian berkembang.
“Alhamdulillah, Nongsa kembali meraih Juara 1. Ini kemenangan keenam sekaligus bukti konsistensi dan kekompakan tim dalam menyuguhkan karya terbaik,” ujar Camat Nongsa, Arfandi, dengan penuh syukur.
Mobil hias Nongsa meraih nilai tertinggi 93 poin, unggul dari Kecamatan Lubuk Baja yang meraih 87,7 poin, dan Kecamatan Sekupang dengan 86,3 poin. Sedangkan Kecamatan Batu Aji menempati posisi juara harapan dengan nilai 85,5 poin.
Kepala Bagian Humas Pemko Batam, Febri, mengatakan penilaian lomba dilakukan secara objektif berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditentukan. Beberapa di antaranya adalah penggunaan kendaraan jenis pick-up atau lori roda enam, tinggi dekorasi maksimal empat meter dari permukaan aspal, hingga kejelasan tema, logo, dan slogan yang ditampilkan.
Selain itu, aspek keselamatan juga menjadi perhatian, seperti pandangan pengemudi yang tidak terhalang dan penerangan kendaraan tetap menyala.
“Pawai takbir ini bukan sekadar tradisi malam lebaran, tapi juga ajang ekspresi kreatif warga yang dipadukan dengan nilai-nilai Islami,” ujar Febri.
Pawai dimulai sejak pukul 19.00 WIB dan diikuti oleh puluhan kendaraan hias dari berbagai kecamatan serta perwakilan instansi lainnya. Masing-masing peserta menampilkan kreativitas terbaik mereka, dari miniatur masjid, unta, hingga Ka’bah, yang semuanya dirancang dengan detail dan sentuhan artistik Islami.
Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman. Selain menjadi hiburan bernuansa religi, pawai mobil hias juga mendorong sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama dalam membangun Batam yang madani.
“Semoga tahun depan makin meriah, makin inovatif, dan tetap membawa pesan damai Idul Adha,” kata Febri.
Warga tampak antusias menyambut iring-iringan pawai. Anak-anak melambaikan tangan sambil menyebut takbir, sementara orang tua tak henti mengabadikan momen dengan kamera ponsel mereka.
“Setiap tahun pasti nonton. Bagus-bagus mobil hiasnya, kreatif dan bernuansa religi,” ujar Yusi warga Batam Kota yang datang bersama keluarganya. (*)
Reporter: Yashinta



