Kamis, 15 Januari 2026

Kecelakaan Maut Tiban Center, Sopir Trailer Loncat dari Mobil, Proses Evakuasi Memakan Waktu 1,5 Jam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Truk kontainer menabrak mobil dan motor hingga terlindas di Tiban centre. F. M Sya’ban

batampos– Kecelakaan maut kembali terjadi pertigaan Tiban Center, Sabtu (30/8). Kecelakaan ini disebabkan mobil crane berwarna biru dengan nomor polisi (nopol) BP 9764 ZE melaju kencang dari arah Sekupang menuju pertigaan Tiban Center.

Pengemudi mobil crane diduga hilang kendali dan menghantam satu mobil serta tiga sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah. Akibat kecelakaan maut ini, satu orang tewas di lokasi, sementara sopir truk melarikan diri.

Dari kesaksian warga, truk melaju kencang dari arah Sekupang menuju pertigaan Tiban Center. “Truknya langsung menabrak mobil dan motor di depan. Sopirnya kabur, lari selamatkan diri,” ujar Anhar, saksi mata yang ditemui di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Faktor Kecil Bisa Picu Kecelakaan, Kapolda Kepri: Jangan Menganggap Enteng

Benturan keras itu membuat sebuah mobil Wuling ringsek karena masuk ke dalam kolong truk crane tersebut. Di dalam mobil Wuling terdapat tiga orang, pasangan suami-istri bersama seorang anak.

“Suami dan istrinya kami duga sudah meninggal, anaknya selamat,” kata Anhar.

Selain mobil tersebut, truk juga menabrak tiga sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah. “Satu pengendara Mio dan satu pengendara Shogun meninggal dunia, sementara pengendara Vario merah berhasil selamat,” ucapnya.

Reza, saksi lain yang berjualan kopi di tepi jalan Tiban Indah, mengatakan truk melaju tanpa mengurangi kecepatan saat masuk jalur lambat menuju Tiban Center. Setelah menabrak median jalan, sopir meloncat keluar dari kabin dan kabur, sementara truk terus melaju dan menghantam kendaraan di depannya.

Suasana simpang Vitka pun berubah kacau. Warga berlarian membantu korban, sementara teriakan anak kecil dari dalam mobil Wuling terdengar pilu. “Ramai sekali orang teriak-teriak,” ucap Reza.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Posisi mobil Wuling yang tertindih badan truk menyulitkan petugas untuk mengeluarkan korban. Tiga unit crane didatangkan untuk mengangkat truk tersebut. Evakuasi memakan waktu lebih dari satu setengah jam.

“Ada gangguan karena banyak warga yang menonton, tapi petugas tetap fokus. Kami sempat minta warga memberi ruang,” kata Budi, petugas Damkar yang ikut evakuasi.

Saat berhasil dievakuasi, sopir mobil Wuling ditemukan sudah tak bernyawa. “Kami datang dan korban sudah meninggal dunia. Posisi korban terjepit di kursi pengemudi,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman, membenarkan satu korban tewas di dalam mobil itu.

Kasubdit I Satlantas Polresta Barelang, Iptu Andika, mengatakan, masih mengumpulkan data korban dan memeriksa sejumlah saksi. “Kami masih selidiki kronologi lengkap dan jumlah korban,” katanya.

Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief, menambahkan pihaknya tengah memburu sopir truk yang kabur. “Sopirnya masih dalam pengejaran,” ujarnya. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Update