Senin, 6 April 2026

Kecelakaan Tunggal di Barelang, Tiga Pelajar Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
etugas mengevakuasi korban kecelakaan tunggal di kawasan Barelang yang menewaskan tiga pelajar, Minggu (5/4). F. Istimewa

batampos – Kecelakaan tunggal merenggut tiga nyawa pelajar di kawasan Bukit Bismillah, sebelum Jembatan V Barelang, Minggu (5/4) sekitar pukul 08.50 WIB.

Ketiga korban berinisial RA, SA, dan RS. Mereka diketahui merupakan pelajar kelas IX SMPIT Insan Harapan, Sagulung.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga yang melintas di lokasi kejadian. Para korban ditemukan tergeletak di tepi jalan bersama sepeda motor Honda Beat BP 8859 G yang mengalami kerusakan parah.

Baca Juga: Pekerjakan 29 TKA Ilegal, Perusahaan di Batam Didenda Rp330 Juta

“Saat ditemukan, korban sudah tergeletak di pinggir jalan. Warga langsung melapor ke Polsek Galang dan mengevakuasi ke rumah sakit,” ujar Rio, warga setempat.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban melaju dari arah Jembatan I menuju Jembatan V Barelang. Diduga sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali dan menabrak tiang listrik di pinggir jalan.

“Melihat kondisi motor yang rusak parah, kemungkinan mereka melaju kencang. Setelah menabrak, korban terpental hingga masuk ke parit,” tambahnya.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Ini kecelakaan tunggal. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Polisi saat ini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan kemungkinan adanya pengaruh alkohol.

Baca Juga: Ombudsman Terima Laporan Baru: Satu WNA Mengaku Dipungli di Pelabuhan Batam Center

“Saksi masih minim. Kami juga mendalami apakah ada faktor lain seperti alkohol atau kelalaian,” jelasnya.

Pihak kepolisian mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak, terutama yang belum cukup umur, agar tidak mengendarai sepeda motor.

“Pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan keselamatan,” tutupnya. (*)

UPDATE