Selasa, 13 Januari 2026

Kecewa Terhadap Kebijakan Aplikator, Ini yang dilakukan Driver Online di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Suasana demo driver ojek/taksi aplikasi.
f. Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos– Driver online mobil dan motor yang tergabung dari berbagai komunitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Welcome to Batam, Selasa (20/5).

Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan, menyebut aksi ini merupakan bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan perusahaan aplikator yang dianggap memberatkan para driver.

“Aksi ini bentuk kekecewaan kami atas kebijakan aplikator yang semakin tidak berpihak pada driver,”kata dia.

BACA JUGA: Driver Online Batam Gelar Aksi Protes Serentak

Dalam aksi tersebut, massa akan bergerak menuju enam titik yang menjadi sasaran aksi. Di antaranya Kantor Grab Batam, Kantor Gojek, Maxim, Kantor DPRD Batam, Kantor Wali Kota Batam, dan Kantor Perwakilan Gubernur Kepri di Batam.

Salah satu tuntutan utama adalah penerapan Peraturan Gubernur Kepri sebagaimana tertuang dalam SK Gubernur Kepri Nomor 1080 dan 1113 Tahun 2024 yang mengatur tarif layanan transportasi online. Mereka menuntut seluruh aplikator mematuhi regulasi tersebut.

Aksi offbid dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Para driver menyatakan akan menghentikan seluruh aktivitas daring mereka selama waktu tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan yang sedang dilakukan.

Salah satu tuntutan paling krusial dalam aksi ini adalah soal potongan yang dikenakan oleh aplikator. Para driver meminta potongan maksimal 10 persen dari tarif yang dibayarkan oleh penumpang. Ia mencontohkan, dalam praktiknya saat ini potongan aplikator bisa mencapai 20 hingga 25 persen.

“Misalnya tarif roda dua untuk jarak dekat Rp9 ribu, driver hanya terima Rp6 ribu. Itu potongannya besar sekali,” katanya. (*)

Reporter: Azis

Update