
batampos – Warga Bengkong Laut mengeluhkan banyaknya remaja yang berkumpul dan penggunaan knalpot brong. Hal ini disampaikan kepada polisi saat kegiatan Minggu Kasih Kamtibmas bersama Jemaat di Gereja GBI Tabgha, Minggu (9/3).
“Permasalahan tetap seputaran penggunaan knalpot brong yang banyak digunakan remaja, anak muda dan sangat mengganggu,” ujar Pendeta gereja GBI Tabgha, Francissus Situmorang.
Ia mengatakan penggunaan knalpot brong tersebut kerap ditemukan malam hari. Sehingga dapat menganggu kenyamanan warga, khususnya umat Muslim yang beribadah.
“Banyaknya pada malam hari. Ini sangat menganggu, apalagi buat masyarakat yang beribadah,” katanya.
Baca Juga: Gelanggang Permainan Ilegal Kembali Beroperasi di Kampung Salak, Warga Resah
Selain itu, Awi, warga lainnya mengeluhkan keamanan di sekitar pemukimannya. Ia mengaku di RT 01/RW 11 kerap terjadi pencurian tabung gas.
“Untuk situasi di RT 01/RW 11 Bengkong Laut masih ada terjadi pencurian seperti tabung gas,” katanya.
Untuk itu, kata Awi, ia berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli untuk menindak penggunaan knalpot brong dan mencegah aksi pencurian.
“Kami meminta kepada Polsek Bengkong untuk terus melakukan patroli di wilayah ini untuk menjaga situasi aman,” kata Awi.
Sementara Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan pihaknya akan meninda lanjuti keluhan masyarakat tersebut. Ia mengatakan akan melakukan razia rutin knalpot brong.
Baca Juga: KSOP Batam Investigasi Kecelakaan Kapal WM Natuna di Perairan Telagapunggur
“Akan kita razia, dan nanti diberikan edukasi,” katanya.
Untuk mencegah aksi pencurian, Doddy juga meminga masyarakat untuk mengaktifkan pos siskamling. Menurut dia, dengan adanya pos ini dapat mempersempit gerak dan mengurungkan niat pelaku.
“Keamanan lingkungan bukan hanya tugas polisi saja, tapi kita bersama. Karena personel polisi juga terbatas. Maka pengaktifan siskamling ini sangat penting,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



