Senin, 26 Januari 2026

Kemenkop UKM, BP Batam, dan BRI Perkuat Akses Permodalan dan Peluang Investasi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pertemuan Fary Francis dengan Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Helvi Yuvi Moraza. (Arjuna)

batampos – Upaya memperkuat peran UMKM di Batam, mendapat dorongan baru. Kementerian Koperasi dan UKM, BP Batam, dan PT BRI (Persero) Tbk, menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem pengembangan UMKM di kota industri ini.

Kemitraan ini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni perluasan akses permodalan berkelanjutan, peningkatan kapasitas usaha, dan penciptaan peluang investasi serta kemitraan industri. Ketiganya diproyeksikan dapat mendorong UMKM Batam naik kelas dan menjadi bagian dari rantai pasok industri serta perdagangan internasional.

Menurut data BPS Provinsi Kepri, hingga akhir 2024, terdapat 75.575 unit UMKM yang beroperasi di Batam. Angka itu mencerminkan potensi besar yang dapat digarap untuk memperkuat perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja.

Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Helvi Yuvi Moraza, menyatakan, kerja sama lintas lembaga ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperluas daya saing UMKM, terutama di wilayah dengan posisi strategis seperti Batam.

Baca Juga: Dua Pekan Dibiarkan, Sampah Menumpuk di Jalan Protokol Batam

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pelaku usaha di Batam mendapatkan akses permodalan yang mudah, pendampingan yang berkualitas, serta peluang pasar yang luas,ntermasuk melalui jaringan investasi di kawasan industri dan pariwisata Batam,” ujarnya, Rabu (12/11), di Batam.

Skema pertama, akses permodalan berkelanjutan, akan digerakkan melalui pembiayaan mikro dan kecil dari BRI, disertai dengan pendampingan literasi keuangan. Sementara, pada pilar peningkatan kapasitas usaha, BP Batam bersama Kementerian Koperasi dan UKM akan menggelar pelatihan kewirausahaan, digitalisasi, serta sertifikasi produk untuk mendorong standar mutu UMKM Batam.

Pilar ketiga, peluang investasi dan kemitraan industri, akan difasilitasi oleh BP Batam dengan membuka ruang kolaborasi antara pelaku UMKM dan investor potensial, baik domestik maupun asing.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan, pihaknya berkomitmen menjadikan UMKM sebagai bagian integral dari ekosistem investasi Batam.

Baca Juga: Brigadir Terlapor Kasus Kekerasan Seksual dan Penganiayaan Kembali Bertugas

“Kami memastikan setiap arus investasi yang masuk ke Batam juga menciptakan dampak langsung bagi pelaku UMKM. Ke depan, BP Batam tengah menyiapkan platform inventarisasi aset pengusahaan yang akan mempermudah pelaku UMKM memanfaatkan aset produktif milik BP Batam, baik untuk kegiatan produksi, distribusi, maupun kolaborasi usaha,” kata dia.

Ia menambahkan, inisiatif ini juga akan terhubung dengan program digital dashboard investasi dan duta investasi yang telah diluncurkan BP Batam untuk memudahkan para investor mengakses data dan peluang usaha di Batam.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan ekspor Batam hingga 10 persen pada tahun depan, sebagaimana rilis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Kolaborasi tiga pihak ini menjadi model kemitraan ideal dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh, berdaya saing global, serta berbasis investasi dan keberlanjutan. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update