
batampos – Kemacetan panjang terjadi di Jalan S Parman atau tepatnya di Simpang Bagan, Seibeduk, Selasa (2/12) pagi. Kemacetan ini berlangsung selama satu jam, hingga pengendara saling caci maki.
Irawan, warga Piayu mengatakan kemacetan ini sudah biasa terjadi pada pagi dan sore hari. Penyebabnya, jalan tersebut masuh satu jalur dan berdekatan dengan pertigaan.
“Pengendara tidak ada yang mau mengalah. Hari ini macetnya sampai satu jam. Saya kerja jadi terlambat,” ujarnya.
Baca Juga: Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia
Menurut dia, jalan ini sudah seharusnya diperlebar dan dibuat dua jalur. Sebab, penduduk kawasan Seibeduk saat ini semakin padat.
“Sudah puluhan tahun jalan masih satu lajur. Belum lagi jalan banyak yang rusak dan berlubang,” katanya.
Selain perbaikan jalan, Irawan meminta personel Polsek Seibeduk untuk bersiaga dan mengatur arus lalu lintas saat jam sibuk tersebut.
“Kalau belum ada perbaikan, paling tidak ada Polisi yang ngatur. Biar jalan ini tetap lancar,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi macet di kawasan Simpang Bagan ini.
Baca Juga: Tinjau Lokasi TPS Baru, Li Claudia Pastikan Tak Timbulkan Ketidaknyamanan Warga
“Jalan ini akan kita buat satu arah, biar ada pemecah arus. Seluruhnya melalui dari GMP, dan dari Mukakuning tidak boleh lagi lewat ATB,” ujarnya.
Selain membuat jalan satu arah, kata Alex, pihaknya juga meminta kesadaran pengendara untuk saling mengalah dan mematuhi aturan lalu lintas.
“Kesadaran pengendara ini juga penting. Tidak ada yang mau mengalah jadi macet,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



