Jumat, 16 Januari 2026

Ketika Kekuatan Sinyal Telkomsel Bertemu Kecerdasan Buatan: Semua Jadi Lebih Mudah

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berkembang luar biasa cepat. Namun secanggih apa pun aplikasi itu, manfaatnya akan terbatas bila sinyal internet tidak merata. Sebaliknya, ketika teknologi AI dipadukan dengan jaringan seluler yang kuat dan luas seperti Telkomsel, segalanya menjadi lebih mudah dan terasa tanpa batas.

LAPORAN: MUHAMMAD NUR

Peluncuran bundling konektivitas dan layanan AI Telkomsel yang memperluas akses teknologi cerdas bagi masyarakat.
Peluncuran bundling konektivitas dan AI pertama di Indonesia yang membuka akses teknologi cerdas bagi seluruh lapisan masyarakat dan mendorong produktivitas serta efisiensi di berbagai sektor. F. Dok Telkomsel

Jemari Andhika Januar Ibrahim menari di papan ketik komputernya pada pekan pertama Agustus 2025. Di meja kerjanya di Orchard Walk, ia tengah menyusun proposal dua kegiatan: Event Tilawah se-Kepri dan Event Bulutangkis se-Kepri.

Kata-kata ia rangkai, angka-angka anggaran ia teliti.

“Tak boleh salah. Angka harus presisi,” ujarnya saat ditemui Batam Pos.

Sesekali, Dhika, mahasiswa tingkat akhir Politeknik Negeri Batam yang bekerja di PT Batam Multi Koorporindo (BMK)—membuka Gemini atau ChatGPT. Ia mengecek tata bahasa, memperbaiki struktur kalimat, hingga menyempurnakan konsep acara.

Semua dikerjakan melalui deretan prompt yang ia ketik cepat, lalu AI memberikan jawaban beberapa detik kemudian.

Ia berpacu dengan waktu. Dua proposal itu harus segera ia serahkan ke atasan untuk dipresentasikan kepada pemilik anggaran.

“Biasanya masih ada revisi. Tapi tenang, saya sudah tahu cara menyelesaikan revisi dengan cepat dan akurat,” katanya sambil tersenyum.

Karena perusahaan memberi fleksibilitas bekerja dari mana saja, Dhika banyak memanfaatkan ponselnya.

“Pakai HP pun bisa. Di Batam ini jangkauan sinyal Telkomsel kuat, 100 persen covered, 5G juga paling luas,” ujarnya sambil menunjukkan layar iPhone-nya.

Dhika mengaku sudah lama tahu bahwa Telkomsel, operator seluler dengan jangkauan terluas, menyematkan teknologi AI dalam berbagai layanan.

Salah satunya kolaborasi strategis dengan Perplexity, perusahaan mesin penjawab berbasis AI terkemuka.

Pada 28 Mei 2025, Telkomsel menghadirkan bundling kuota internet dengan layanan premium Perplexity Pro yang pertama di Indonesia.

“Telkomsel gercep (gerak cepat) memperluas adopsi AI yang inklusif. Semua orang bisa dapat akses teknologi cerdas, ditambah koneksi internet yang cepat dan stabil,” ujarnya.

Dengan bundling ini, Dhika bisa memanfaatkan pencarian real-time berbasis AI dengan referensi tepercaya, akses lebih dari 300 pencarian Pro per hari, hingga penggunaan model AI mutakhir seperti GPT-4 Omni, Claude 3.5, Grok-2, Gemini 2.0 Flash, o3-mini, DeepSeek R1, dan banyak lagi. Mengunggah file PDF, CSV, atau gambar juga tanpa batas.

“Seperti proposal event ini. Ada gabungan narasi, gambar, perhitungan, semuanya saya kerjakan cepat dan kirim ke bos untuk koreksi. Hemat waktu,” jelasnya.

Menurutnya, dari mahasiswa, pelaku UMKM, peneliti, hingga instansi pemerintah bisa merasakan manfaat nyata dari kombinasi jaringan Telkomsel dan AI.

“Inilah hebatnya ketika jaringan 4G/LTE dan 5G Telkomsel yang luas dipadukan dengan AI global. Masyarakat bisa bekerja lebih efisien hingga ke penjuru negeri,” tambahnya.

Ketekunannya terbayar. Program Tilawah se-Kepri yang ia rancang akhirnya sukses digelar dengan sponsor tunggal Universitas Terbuka Batam akhir November 2025.

Andhika Januar dan Ari Akbar bekerja menggunakan layanan AI berbasis jaringan Telkomsel yang mempercepat proses pembuatan konten.
Andhika Januar dan Ari Akbar di tengah kesibukan kerja. Kolaborasi layanan Telkomsel dengan platform AI global memudahkan pekerjaan keduanya. F. Batam Pos

Hal senada dirasakan Ari Akbar, rekan Dhika yang juga mahasiswa semester akhir Politeknik Negeri Batam Jurusan Terapan Teknologi Rekayasa Multimedia. Ia mengurusi produksi konten perusahaan untuk media sosial dan kolaborasi brand.

“AI yang disematkan Telkomsel itu membantu banget. Meringkas materi kuliah, mencari referensi, sampai bikin ilustrasi untuk konten kerjaan,” ujarnya.

Apalagi sejak 2 November 2025, Telkomsel dan OpenAI meluncurkan Paket Promo Bundling Telkomsel x ChatGPT Go, yang pertama di Asia Tenggara.

Dengan harga terjangkau, pelanggan mendapatkan kuota khusus ChatGPT dan akses langganan ChatGPT Go.

Fitur yang didapat pun lebih luas: batas pesan GPT-5 sampai 10× lebih banyak, pembuatan gambar lebih banyak, unggah file lebih sering, serta memori percakapan 2× lebih panjang.

“Telkomsel sudah dikenal luas jaringannya. Kalau digabung dengan AI global, manfaatnya berlipat. Pekerjaan lebih cepat, ide lebih banyak,” katanya.

Ari menilai langkah Telkomsel menggandeng pemain AI dunia membuat adopsi teknologi cerdas di Indonesia meluas secara merata. Dari layanan pelanggan, otomasi internal, hingga pengembangan jaringan otonom berbasis AI.

“Kolaborasi ini membuka cakrawala baru dan peluang bisnis baru di banyak sektor,” ujarnya.

Manfaat serupa dirasakan Fiska Juanda, penanggung jawab Media Sosial Batam Pos. Ia merasakan lompatan besar sejak Telkomsel memperluas layanan 5G dan menghadirkan kolaborasi dengan platform AI global.

“Dulu, awal-awal pegang medsos Batam Pos, bikin narasi dan ilustrasi itu berat. Tim kami latar belakangnya koran cetak. Sekarang jauh lebih mudah,” ujarnya.

Ia merekrut beberapa anak muda yang fasih menggunakan AI. Dengan jaringan stabil Telkomsel, ia bisa bekerja dari mana saja.

“Kalau ada peristiwa mendadak, saya bisa bikin narasi, visual pendukung, atau edit berita cukup lewat ponsel. Cepat selesai, karena platform AI-nya lancar dipakai di jaringan Telkomsel,” katanya.

Fiska juga menangani konten online dan edisi cetak. Semua berjalan simultan berkat dukungan teknologi AI.

“Media sekarang sangat terbantu. Editing lebih cepat, typo minim. Yang penting, layanan AI ini berjalan lancar karena jaringannya kuat,” ucapnya.

Telkomsel dan OpenAI meluncurkan Paket Promo Bundling ChatGPT Go dengan kuota khusus dan akses langganan ChatGPT.
Telkomsel dan OpenAI meluncurkan Paket Promo Bundling ChatGPT Go, mulai Rp50.000 di MyTelkomsel, termasuk paket data khusus ChatGPT dan akses langganan ChatGPT Go. F. Dok Telkomsel

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan, Telkomsel terus memperluas infrastruktur jaringan, termasuk ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) Indonesia.

“Walau secara bisnis tidak selalu feasible, warga di wilayah 3T tetap harus dilayani,” ujarnya saat berbincang di Restoran Hotel Santika Batam, 15 Oktober 2025.

Telkomsel juga menyiapkan berbagai platform layanan digital. “Apa pun yang masyarakat butuhkan, jaringan, teknologi, platform, SDM, kami siapkan,” ujarnya.

Saki Hamsat Bramono, VP Consumer Business Area Sumatera, menegaskan Telkomsel terus melangkah maju. Termasuk menyiapkan paket layanan AI global.

“Intinya, kami memahami apa yang dibutuhkan masyarakat. Dan kami siap dari semua aspek,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Planning and Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyebut kolaborasi dengan Perplexity sebagai wujud komitmen menghadirkan solusi AI yang memberdayakan semua orang.

“Kami memastikan akses informasi akurat dan personal, kapan pun dan di mana pun,” katanya.

General Manager APAC Perplexity, June Morita, menilai kolaborasi dengan Telkomsel memperluas akses layanan AI di Indonesia. “Kemitraan ini membuka peluang besar untuk adopsi teknologi cerdas,” katanya.

Sementara Managing Director of International OpenAI, Oliver Jay, menyebut ChatGPT Go membuat teknologi AI terdepan menjadi sederhana dan ekonomis.

“Kami ingin lebih banyak orang Indonesia menikmati manfaat AI,” ujarnya.

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, menambahkan kolaborasi ini membuat adopsi AI makin relevan dalam kehidupan sehari-hari.

“Telkomsel ingin terus mendorong produktivitas dan kreativitas masyarakat,” katanya.

Ke depan, Telkomsel akan memperdalam kolaborasi dengan OpenAI untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih seamless dan terintegrasi, termasuk penerapan solusi lintas industri dan pengembangan talenta AI nasional. (***)

Update