
“Di spesifikasi memang tertulis 40 unit kendaraan. Tapi secara kemampuan dek kapal, kalau semuanya kendaraan kecil, bisa sampai 70 unit,” jelasnya.
KMP Wira Loewisa melayani lintasan Pelabuhan Roro Telaga Punggur–Pelabuhan Mengkapan dengan jadwal keberangkatan pukul 14.00 WIB. Untuk sementara, pola operasi dilakukan bergantian berdasarkan tanggal genap dan ganjil.
“Selama Januari, tanggal genap berangkat dari Batam dan tanggal ganjil dari Mengkapan. Karena Januari berakhir tanggal ganjil, maka di Februari akan bertukar,” katanya.
Dari sisi fasilitas, kapal ini menawarkan berbagai pilihan kelas penumpang. Mulai dari ekonomi duduk, ekonomi tidur, hingga kelas bisnis tidur dengan fasilitas VIP. Untuk kelas bisnis tidur, satu kamar diisi empat tempat tidur.
“Semua ruangan full AC. Ada juga area outdoor bagi penumpang yang ingin duduk di luar atau sebagai smoking area,” ujar Dermawan.
Selain itu, KMP Wira Loewisa juga dilengkapi kantin, musala, ruang ibu menyusui, serta ruang kesehatan. Penumpang dengan kondisi kurang sehat selama perjalanan dapat dibawa ke ruang kesehatan untuk mendapatkan penanganan awal.
Baca Juga: Kejari Batam Terima SPDP Kasus Ledakan Kapal Federal II Jilid II di Galangan PT ASL
Soal tarif, Dermawan menegaskan harga tiket tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Perhubungan. Kehadiran kapal baru ini tidak serta-merta menaikkan harga tiket dasar.
“Harga ekonomi tetap sama seperti kapal sebelumnya. Kalau penumpang ingin upgrade kelas, bisa dilakukan di atas kapal, tidak ada paksaan,” ujarnya.
Adapun pertimbangan pengoperasian kapal berkapasitas besar ini, lanjut Dermawan, didasarkan pada hasil survei permintaan penumpang yang dinilai sangat tinggi, terutama pada momen-momen tertentu.
“Kami survei saat tahun baru, Lebaran 2025, dan libur sekolah. Antrian di Mengkapan, terutama saat arus balik, sangat panjang. Karena itu kami datangkan kapal dengan kapasitas maksimal,” katanya.
Dengan beroperasinya KMP Wira Loewisa, saat ini terdapat dua unit kapal yang aktif melayani lintasan Batam–Mengkapan. Diharapkan, kehadiran armada baru ini mampu mengurai kepadatan penumpang dan kendaraan, sekaligus meningkatkan kenyamanan layanan penyeberangan.
GM ASDP Cabang Batam, Andri Kurniawan membenarkan adanya armada baru ini. Yang mana harapannya, armada ini dapat memperkuat jasa transportasi laut di Telaga Punggur.
“Sebelumnya, jadwal kapal roro ke Buton dua kali sehari, saat ini setiap hari. Karena ada dua unit kapal,” jelasnya.



