
batampos – Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Batam (Polibatam) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkenalkan non-destructive testing (NDT) kepada siswa SMK di Batam melalui program “Pelatihan Visual Testing: Kolaborasi Strategis antara Industri dan SMKN Batam”. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan berlangsung di Lab NDT Polibatam dan diikuti 20 peserta dari SMKN 1 Batam, SMKN 4 Batam, SMKN 5 Batam, dan SMKN 6 Batam. Seluruh peserta merupakan siswa program keahlian pengelasan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi, Nurul Laili. Ia menegaskan pentingnya pemahaman dasar mengenai inspeksi kualitas, khususnya bagi siswa vokasi.
Setelah pembukaan, peserta mendapatkan materi mengenai inspeksi pengelasan di industri fabrikasi dari Juni Purwandari, perwakilan PT Cladtek Bi Metal Manufacturing. Peserta juga diberi gambaran terkait ruang lingkup pekerjaan welding inspector.
Materi pelatihan meliputi jenis-jenis cacat pengelasan beserta karakteristiknya, prosedur inspeksi visual menggunakan welding gauge, kriteria keberterimaan, hingga penyusunan laporan. Pelatihan mengacu pada standar sertifikasi welding inspector 3.0.
Selama praktik, peserta tampak antusias ketika melakukan inspeksi visual secara langsung. Dengan pendampingan mahasiswa Polibatam, peserta mengidentifikasi jenis cacat pada spesimen las, melakukan pengukuran, hingga menyimpulkan hasil inspeksi.
Berdasarkan kuesioner, peserta menilai penyampaian materi jelas dan mudah dipahami karena disertai praktik langsung. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dasar inspeksi visual para siswa. (*)



