Sabtu, 21 Februari 2026

Konjen Singapura Pindah ke Panbil

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Konjen Singapura akan pindah ke Panbil Residence. Sebelumnya Konjen Singapura berkantor di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) Batam Centre.

batampos – Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura akan segera berkantor di gedung baru. Mulai 1 Januari 2021, Konjen Singapura akan menempati Lantai 3 Panbil Residence. Sebelumnya, perwakilan dari negeri jiran ini berkantor di Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) Batam Centre.

Hal tersebut diungkapkan lewat pernyataan yang dikutip dari website resmi Kementerian Luar Negeri Singapura. Isinya mengatakan bahwa Konjen Singapura sebenarnya mulai pindah sejak 1 Januari nanti.

Namun, dari 1 Januari hingga 2 Januari mendatang, Konjen Singapura karena libur Tahun Baru. Masyarakat yang ada keperluan ke Konjen, dapat menghubungi petugas piket. Kantor baru ini akan beroperasi mulai pukul 08.30 WIB hingga 17.00 WIB.


Sebelumnya, Konjen Singapura berkantor di SPC. SPC ini banyak diprotes, karena dianggap tidak layak untuk menjadi kantor, karena banyaknya kebocoran yang terjadi, ketika hujan.

Bahkan, Mall Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi lokasi perizinan bagi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam dan Pemko Batam harus mengalami dampak dari kebocoran tersebut.

MPP merupakan tempat melayani perizinan terpadu. Namun sayang, MPP yang berada di Gedung SPC itu, dianggap mengecewakan masyarakat. Pasalnya, saat hujan melanda, gedung tersebut mengalami kebocoran di mana-mana, sehingga mengganggu yang hendak mengurus perizinan.

Sementara itu, Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, pernah mengungkapkan bahwa BP Batam akan membangun Gedung MPP baru di sebelah Gedung SPC. Nantinya, seluruh perizinan di instansi vertikal, seperti BP Batam dan Pemko Batam akan dipindahkan ke sana.

Pembangunan gedung baru ini juga bertujuan agar MPP tidak perlu menumpang lagi di gedung lain, sehingga segala sesuatunya bisa dilakukan secara mandiri, serta tidak ada lagi kebocoran.

“Dalam rencana bangun Batam, dimana dua institusi (BP Batam dan Pemko Batam) jadi satu, kami luncurkan perizinan terpadu. Setelah itu, nanti di sebelah SPC akan dibangun gedung baru, tempat pelayanan perizinan terpadu,” terangnya.

Gedung MPP ini akan dinamai Gedung PTSP. Luas areanya mencapai 8.800 meter persegi. Jumlah lantainya 10 ditambah satu basement. Diprediksi biaya pembangunannya mencapai kurang lebih Rp 200 miliar. (*)

 

Reporter : RIFKI SETIAWAN

SALAM RAMADAN