
batampos – Polresta Barelang menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, salah satunya melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Operasi Angkutan Laut Nataru 2025–2026 yang digelar di Ruang PALKA KSOP Batam, Kamis (11/12) pukul 09.00 WIB. Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus mobilitas masyarakat, terutama melalui jalur laut yang menjadi moda utama di wilayah Kepulauan Riau.
Rakor dipimpin Kepala KSOP Batam, Takwin, dan menghadirkan unsur Forkopimda serta berbagai pemangku kepentingan. Polresta Barelang hadir melalui Kabag Ops AKP Yudi Kurniadi yang memaparkan kesiapan pengamanan Operasi Lilin Seligi 2025–2026. “Pengamanan Nataru tahun ini memerlukan sinergi lintas sektor mengingat mobilitas masyarakat diprediksi meningkat signifikan,” ujarnya.
Seluruh instansi terkait, termasuk KSOP, BP Batam, Basarnas Batam, Ditpolairud Polda Kepri, TNI AL, Pelni, ASDP, Jasa Raharja, Kantor Kesehatan Pelabuhan, hingga agen pelayaran, turut menyampaikan paparan. Fokus pembahasan berada pada kesiapan sarana, prasarana, keamanan, hingga mitigasi risiko lonjakan penumpang jelang masa libur panjang akhir tahun.
KSOP Batam menegaskan bahwa Batam merupakan wilayah dengan tingkat pergerakan masyarakat tertinggi di Kepri sekaligus barometer arus transportasi laut nasional. Sebagai langkah antisipatif, KSOP menyiapkan pemasangan CCTV terintegrasi di seluruh pelabuhan domestik dan internasional, penyediaan kapal bantuan untuk mengantisipasi kepadatan, serta kesiapan ASDP dengan 10 armada dan tambahan satu kapal Pelni untuk melayani kebutuhan perjalanan selama puncak Nataru.
Pada kesempatan itu, Polresta Barelang menegaskan bahwa Operasi Lilin Seligi 2025–2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Sebanyak 154 personel diterjunkan, terdiri dari 5 satgas, 6 pos pengamanan, dan 3 pos pelayanan. “Secara umum Polresta Barelang siap memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata AKP Yudi Kurniadi.
Penguatan pengamanan dilakukan tidak hanya di lingkungan kepolisian, tetapi juga melalui peningkatan patroli laut, darat, serta pengawasan di titik-titik vital seperti pelabuhan, pusat keramaian, dan jalur transportasi utama. Polresta Barelang juga mendorong kolaborasi intensif dengan instansi terkait untuk meminimalkan potensi gangguan kamtibmas selama masa libur panjang.
Sementara itu, Basarnas Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung keselamatan pelayaran selama periode Nataru, terutama pada aspek pencarian dan pertolongan jika terjadi kondisi darurat. Peningkatan kesiapsiagaan personel dan peralatan SAR menjadi prioritas untuk memastikan respons cepat di lapangan.
Seluruh pemangku kepentingan sepakat memperkuat koordinasi dan komunikasi demi mewujudkan Operasi Angkutan Laut Nataru 2025 yang zero insiden. Kolaborasi antar lembaga diharapkan mampu memberikan layanan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun liburan akhir tahun. (*)



