
batampos – Polsek Bulang menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga yang terkena musibah angin puting beliung di Pulau Buluh beberapa hari yang lalu. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kapolsek Bulang Ipda Nurdeni Rian bersama jajarannya sebagai bentuk dukungan kepada para korban.
Dijelaskan Nurdeni, sejauh ini instansi pemerintah setempat telah menindaklanjuti musibah tersebut agar para korban mendapat bantuan untuk kembali memperbaiki rumah-rumah mereka yang rusak. Namun bantuan ini perlu proses sehingga Polsek mendahului bantuan sembako sebagai upaya meringankan beban para korban.
Baca Juga: Polisi Menangkap Pencuri Motor, Mereka Sudah 20 Kali Beraksi di Batam
“Penanganan sudah berjalan maksimal mulai dari proses pemberesan puing-puing rumah yang rusak pasca kejadian, hingga pendataan oleh pihak kecamatan untuk diteruskan ke Dinas terkait. Kita dari Polsek sendiri juga sudah menyerahkan bantuan sembako untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah tersebut,” ujar Nurdeni.
Korban angin puting beliung ini ada sepuluh keluarga. Sebagian dari mereka sudah bisa kembali menempati rumah karena kerusakan tidak begitu parah. Namun sebagian lagi masih menumpang di rumah tetangga karena rumah mereka rusak parah. Bantuan sembako dari pihak lain seperti perusahaan juga sudah mulai berdatangan.
Seperti diberitakan sebelumnya, kampung Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, diterjang angin puting beliung, Jumat (3/2). Sebanyak sepuluh rumah porak poranda dihantam angin kencang tersebut.
Baca Juga: Membahayakan, Warga Batam Keluhkan Lampu PJU yang Padam
“Lokasinya ada di dua RT. RT 008 ada tiga rumah yang kena dua rusak berat, satu rusak ringan. RT 009 ada tujuh unit rumah, tiga rusak berat dan empat rusak ringan,” ujar Kapolsek Bulang Ipda Nurdeni Rian.
Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa hanya saja kerugian yang dialami warga yang terkenal musibah cukup besar yakni kerusakan rumah dan perabotan. Warga korban bencana puting beliung berharap ada bantuan dari pemerintah agar mereka bisa memperbaiki kembali kerusakan rumah tersebut.
Baca Juga: Kawasan Wisata Pulau Nirup Siap Beroperasi, Terbuka Untuk Warga Lokal
Kampung pulau Buluh sering diterjang angin puting beliung. Angin taung sebutan masyarakat setempat untuk angin puting beliung ini terjadi hampir setiap tahun. Setiap kali ada angin taung pasti ada rumah yang dirusak.
Warga sudah menyampaikan persoalan ini ke instansi pemerintah terkait termasuk melalui Musrenbang dan berharap ada terobosan yang bisa mencegah atau memberikan peringatan dini sebelum puting beliung menerjang pemukiman warga. (*)
Reporter : Eusebius Sara



