
batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang masih menyelidiki sopir bimbar yang kabur saat tabrakan di Jalan Ahmad Yani atau tepatkan di depan PT. Transportasi Gas Indonesia, Rabu (23/4) malam.
“Masih dalam lidik. Belum ditemukan,” ujar Kasubnit Gakkum Laka Lantas Polresta Barelang, Ipda Andika.
Andik menjelaskan untuk korban tabrakan berinisial A meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Elisabeth. Korban mengalami pendarahan di kepala.
Baca Juga: Jaga Lingkungan Lebih Kondusif, Polresta Barelang akan Tingkatkan Kinerja Polisi RW
“Meninggal dunia setelah di rawat di rumah sakit,” katanya, Jumat (25/4).
Dari penyelidikan awal, kata Andika, kecelakaan tersebut disebabkan kelalaian pengendara motor. Motor tersebut melaju dengan melawan arus dan tabrakan dari arah berlawanan.
“Motor yang melawan arus,” tegasnya.
Sementara Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean membantah adanya informasi mengenai temuan lem di atas bimbar.
“Tidak ada. Ini murni kecelakaan,” katanya.
Baca Juga: PMI Ilegal Berangkat Layaknya Wisatawan, Menteri P2MI Dorong PMI Bekerja Sesuai Prosedural
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan antara bimbar dan sepeda motor terjadi di Jalan Ahmad Yani atau tepatkan di depan PT. Transportasi Gas Indonesia, Rabu (23/4) malam. Sayangnya, sopir bimbar enggan menyelamatkan pengendara motor dan kabur dari lokasi.
Kecelakan ini melibatkan Bimbar BP 7240 DU warna biru dan Motor Yamaha Jupiter BP 4910 RA. Akibatnya, pengendara motor terluka dan dilarikan ke RS Elisabeth. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



