Minggu, 15 Maret 2026

KPJ Healthcare Berhad Siap Melayani Pasien dari Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
batampos – Kumpulan Perubatan Johor (KPJ) Healthcare Berhad menyatakan kesiapan melayani masyarakat Batam, yang ingin berobat ke Johor. Sejak pandemi tak banyak masyarakat Batam datang ke Johor, sebab adanya larangan perjalanan internasional.
Tapi kini perjalanan internasional dari Batam ke Johor, tidak ada banyak lagi syarat. Sangat mudah dan gampang. Kemudahan perjalanan internasional ini, tentunya KPJ Healthcare Berhad dapat kembali merawat pasien dari Batam.

“Sebelum pandemi Grup RS KPJ di Johor menerima sejumlah besar pasien dari Kepulauan Riau, Indonesia untuk mendapatkan rawatan kesehatan,” kata Regional CEO RS. KPJ Southern Region II, Tuan Haji Khairun Ahmad saat acara Halal Bihalal KPJ bersama komunitas di Batam, Selasa (24/5).

Khairun menyampaikan beberapa perawatan yang sering dilakukan masyarakat Kepri, khususnya Batam di Johor yakni kanker, jantung, spesialis anak, saraf.

KPJ, kata Khairun menawarkan paket wisata kesehatan.  Ia mengatakan biaya rawatan di KPJ sangat terjangkau, nilai mata uang yang kompetitif, kesamaan agama, budaya, serta berbagai macam alternatif tempat wisata yang menarik dan bervariatif.

KPJ adalah anak perusahaan dari Johor Corporation group yang mempunyai 28 rangkaian rumah sakit spesialis swasta, 2 di Jakarta Indonesia, 1 di Bangladesh dan 1 di Thailand. Di samping itu KPJ memiliki 5 Pusat Penjagaan Lanjut Usia yang terletak di Kuala Lumpur, Sabah, Serawak, Pahang & Australia.

Kelebihan KPJ lainnya adalah pengalaman dalam sektor pelayanan kesehatan swasta selama 41 tahun dengan menyediakan lebih dari 1,900 orang dokter spesialis serta 14,000 orang karyawan.

Rumah sakit KPJ memiliki berbagai paket pemeriksaan kesehatan yang menarik untuk para wisatawan medis dari Indonesia.

Walikota Batam, M Rudi mengapresiasi kegiatan halal bihalal yang dilaksanakan di Batam tersebut. Sebagai wilayah serumpun antara Johor, Batam, termasuk juga Singapura harus terus menjaga kekompakan.

“Tiga wilayah di tiga negara ini (Batam, Johor, dan Singapura) harus bersatu dan tidak akan terpisahkan,” ujar Rudi.

Rudi mengatakan bahwa saat ini masuk ke Batam tidak perlu menggunakan PCR atau antigen. Ia berharap dengan digelarnya halal bihalal KPJ di Batam akan membangkitkan kembali kunjungan wisatawan.

“Mudah-mudahan apa yang sudah terjalin akan berjalan seperti biasa,” ucap Rudi (*)

Reporter : FISKA JUANDA

SALAM RAMADAN