Sabtu, 17 Januari 2026

Kreasi Lukisan Tiga Dimensi

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Siapa yang hobi melukis? Selama ini kamu udah mencoba teknik lukis apa aja, nih. Ternyata ada banyak jenisnya, lho. Setiap teknik akan menghasilkan karya yang berbeda. And this is a new one for you! Lukisan 3D yang menggabungkan teknik membuat patung dan teknik melukis. It’s called sculpture painting! Wah, kayak gimana, ya?

’’Awal saya mengenal sculpture painting itu 2017 dari Instagram Evgenia Ermilova, seniman Rusia yang memopulerkan teknik tersebut. Waktu itu sempat otodidak, tapi hasilnya kurang sempurna. Saya lalu mengikuti kursus di Jakarta dan Bandung. Ikut kelas berkali-kali untuk belajar menggunakan pisau palet dan mengerti beberapa teknik sampai akhirnya mendapatkan sertifikat,’’ tutur Septina Rina, certified teacher of sculpture painting.

Berbeda dengan lukisan biasa yang memakai cat air atau akrilik, sculpture painting menggunakan bahan khusus yang disebut plester dekoratif. Bentuknya seperti pasta yang dapat mengeras dalam kurun waktu seminggu. Jadi, bentuk 3D lukisannya nggak gampang hancur.

Oh, ya! Kamu juga memerlukan papan akrilik sebagai palet dan pisau palet sebagai pengganti kuas. Media lukisnya menggunakan papan kayu, jadi lebih kuat. Kalau memakai kanvas, volume lukisannya nggak boleh terlalu tebal biar nggak memberatkan kanvasnya.

Foto – Foto : Septina Ria untuk Jawa Pos

Get ready to start it! Pertama, letakkan plester dekoratif di papan akrilik. Kikis plester sedikit demi sedikit menggunakan pisau palet. Bentuk pisau palet dan teknik mengikisnya akan memengaruhi bentuk plester. Setelah itu, aplikasikan plester dan tata di media lukis. Ulangi cara yang sama sampai lukisan selesai. Sebelum kembali mengikis plester, pastikan pisau paletnya bersih, ya. Tunggu selama seminggu agar lukisannya benar-benar kering.

’’Selain mengaplikasikan plester secara langsung di media lukis, ada yang membuatnya di media lain terlebih dahulu. Setelah kering, plester bisa dipindahkan ke media lukis tersebut. Namun, teknik yang seperti itu biasanya tidak kukuh. Baiknya kita lukis langsung di media lukisnya. Pembuatan satu sculpture painting biasanya memakan waktu 8–9 jam,’’ sambungnya.

Pembuatan sculpture painting ternyata nggak mudah, lho! Pemula biasanya akan merasa kesulitan saat menggunakan pisau palet. Dibutuhkan kesabaran ekstra untuk mengaplikasikan plester agar bentuk lukisan terlihat proporsional. ’’Yang paling penting itu latihan, latihan, dan latihan. Meski susah, dengan adanya kemauan dan usaha pasti bisa kok!’’ tandas Septina.

FYI, kamu juga bisa mengaplikasikan sculpture painting untuk barang lain seperti jam dinding, kotak perhiasan, dan kotak tisu. Perawatannya juga nggak ribet. Cukup bersihkan debu dengan kemoceng. Saat diba­suh dengan air pun, warna­nya nggak luntur. Gimana, tertarik mencoba? Happy painting! (arm/c12/lai)

Foto – Foto : Septina Ria untuk Jawa Pos
Homemade Sculpture Paste

Sculpture painting menggunakan bahan plester khusus yang masih jarang ditemukan di Indonesia. Chill, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah kok! Nih, Zetizen bisikin caranya. (arm/c12/lai)

Bahan :
Kapas popok/tisu
Lem kayu
Plaster of paris
Cat akrilik

Cara Pembuatan :
1. Haluskan kapas popok/tisu sampai lembut.
2. Masukkan 1 sdm lem kayu dan 1 sdm cat akrilik ke sebuah wadah. Gunakan warna cat akrilik sesuai selera. Lalu, aduk sampai rata.
3. Campurkan sekitar 1 sdm kapas popok/tisu ke dalam adonan plester. Pastikan kapas popok/tisu nggak menggumpal.
4. Tambahkan 2 sdm plaster of paris, kemudian aduk. Voila! plester untuk sculpture painting siap digunakan!
5. Reminder, simpan plester dalam wadah tertutup.

 

” Wow!! Uniknya Lukisan 3D “

Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti

Saat melihat pertama kali lukisan 3D ini pasti kamu akan berdecak kagum. Indah banget lho. Kalau kamu punya talenta melukis atau membuat patung, coba deh combine. Hasilnya luar biasa. Kesannya unik. Nah gimana sih pendapat dari teman – teman Zets mengenai lukisan 3D ini? Yuk Simak!. (*)

F. Dokumentadi Pribadi

Latifah Azizatul Ulya
Politeknik Negeri Batam
@pehhazuly_

Lukisan 3D adalah sebuah gambar lukisan yang seolah-olah berada di dunia nyata. Tetapi lukisan ini juga memiliki keunikan. Bisa dijadikan photobooth yang unik untuk berbagai event, dengan penambahan properti. Atau dilukis di atas. Dengan kreativitas yang tinggi tampilan lantai bisa berubah menjadi lebih unik dan menarik. Lukisan yang diciptakan diatas lantai ini pastinya akan membuat masyarakat kagum karena keunikannya dong!. (*)

F. Dokumentasi Pribadi

Yunita Risma Yani
Politeknik Negeri Batam
@yunita_rsmyn

Gambar dan lukisan memang menghadirkan keunikan tersendiri bagi siapa saja yang melihatnya. Tidak heran jika dunia seni memang tidak pernah gagal dalam menarik perhatian. Terlebih jika hasil seni tersebut sangat kreatif dan keren. Lukisan 3D meng­hasilkan keunikan yang dimana memiliki kemampuan untuk membuat suasana lebih hidup, nyata, dan artistik. (*)

 

F. Dokumentasi Pribadi

Dara Phonna
Politeknik Negeri Batam
@daraphonnaa_

Lukisan menggunakan ilusi dan visual sehingga terlihat seperti nyata. Karya seni ini dapat dikategorikan sebagai seni yang memanipulasi daya pandang manusia dan kerap pasti disebut dengan optical ilusion. Dengan menggunakan warna, perspektif, dan teknik pencahayaan yang detail terciptalah efek 3D, bukan hanya itu lukisan 3D juga memiliki keunikan mampu menarik perhatian orang – orang sehingga sangat cocok untuk diaplikasikan di restoran, hotel, apartemen, mall dan lainnya. (*)

 

Update