Kamis, 22 Januari 2026

Kronologi Kebakaran Angkringan Mega Legenda dan Pemadaman Api

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sejumlah personil Ditsamapta Polda Kepri membantu memadamkan api saat kebakaran hebat di kawasan kuliner Megalegenda Batamcenter, Selasa (20/1). F.ist

batampos – Sebanyak 21 personel Ditsamapta Polda Kepri dikerahkan untuk membantu proses pemadaman api di kawasan angkringan Megalegenda, Selasa (20/1) sore. Tak hanya memadamkan, personil juga melakukan pengamanan serta mengatur arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) agar tidak sembraut.

Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Joko Adi Nugroho, mengatakan keterlibatan personel Ditsamapta merupakan bagian dari respons cepat kepolisian dalam membantu penanganan kebakaran sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.

“Personel kami diterjunkan untuk membantu pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran, melakukan pengamanan TKP, serta mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan masyarakat tetap aman,” ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Pasar Kuliner Mega Legenda Diduga Dipicu Bakaran Sampah

Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang petugas keamanan Mega Legenda, Benediktus Labi, melihat pemilik warung berlari ke arah angkringan dan mendapati api sudah membesar, membakar beberapa warung makan, gudang berisi kayu palet, serta sejumlah lapak lainnya.

Sekitar pukul 18.30 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman di titik api. Tidak lama berselang, personel Turjawali Zona II Ditsamapta Polda Kepri juga tiba untuk melakukan pengamanan TKP serta mengatur arus lalu lintas.

Pada pukul 18.45 WIB, kendaraan taktis Karhutla dan rantis AWC milik Ditsamapta Polda Kepri bersama Tim Pammat tiba di lokasi dan langsung bergabung membantu proses pemadaman api bersama petugas damkar.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas melakukan sejumlah upaya, mulai dari mendatangi TKP, berkolaborasi dengan petugas pemadam kebakaran, melakukan pengamanan lokasi, hingga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran.

Baca Juga: Rawan Pencurian Motor di Seibeduk, Diparkir Sebentar Langsung Hilang

“Pengaturan lalu lintas juga kami lakukan untuk memastikan akses kendaraan pemadam tidak terganggu dan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman,” kata Joko.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah kondisi dinyatakan aman, arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal dan situasi terkendali.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di area usaha kuliner, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat. (*)

ReporterYashinta

Update