Jumat, 3 April 2026

Kronologi Terbakarnya Ruangan Fraksi Hanura DPRD Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan sisa api yang membakar satu satu ruangan di DPRD Batam, Selasa (11/1). Diduga penyebab kebakaran tersebut akibat korsleting listrik .F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ruangan Fraksi Hanura di DPRD Kota Batam terbakar, Selasa (11/1) sekitar pukul 10.55 WIB. Api melalap hampir seluruh bagian ruangan Fraksi Hanura. Akibat kebakaran tersebut, sejumlah AC dan beberapa perabotan di ruangan hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman mengatakan, ia mendapat informasi adanya salah satu ruangan Fraksi Hanura di DPRD Batam sekitar pukul 10.55. Api berhasil dipadamkan tidak lama kemudian dengan dibantu oleh staf DPRD Kota Batam.

“Setelah itu proses dilakukan proses pendinginan dan kita serah terimakan dengan Polsek Batamkota,” ujarnya di lokasi kejadian.

Ia mengungkapkan, nantinya dari pihak kepolisian akan menilai penyebab dari kebakaran tersebut. Dugaan sementara, api berasal dari adanya korsleting listrik di bagian plafon ruangan.

“Paling bersyukur kita tidak ada korban jiwa. Prinsipnya api dapat dipadamkan dan kita sampai disini dengan segera,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya menurunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran dalam kejadian ini. Sementara untuk listrik usai kebakaran tersebut belum bisa dihidupkan dan menunggu pihak dari PLN Batam.

“Setelah PLN memutus jalurnya nanti. Kelangkapan pemadam kebaran semua cukup,” imbuhnya.

Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Batam, Aspawi mengatakan kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.55 di ruangan Fraksi Hanura. Ia menduga, api diakibatkan dari arus pendek listrik.

“Karena disitu tidak ada tamu yang keluar masuk di ruangan tersebut. Karena ini lembaga politik dan kita antisipasi hal-hal seperti itu,” katanya.

Ia mengungkapkan, sejumlah komputer, dokumen dan beberapa perabotan dalam ruangan hangus terbakar. Serta kaca ruangan yang terpaksa dipecahkan untuk memadamkan api.

Sementara untuk agenda-agenda kegiatan di DPRD Kota Batam dan pelayanan ke masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

“Atas kejadian ini tidak ada kegiatan yang ditunda. Tetap seperti biasa, Fraksi Hanura saja yang tidak boleh keluar masuk,” tuturnya.

Ketua Fraksi Hanura Kota Batam, Utusan Sarumaha mengatakan, tidak ada barang barang penting di Fraksi Hanura. Namun, sejumlah meja dan kursi kerja di ruangan Fraksi Hanura hangus terbakar.

“Kalau barang yang penting tidak ada. Hanya ada beberapa arsip Fraksi Hanura yang terbakar,” katanya.

Atas kejadian ini, ia meminta agar adanya evaluasi semua pihak khususnya Sekretariat DPRD Kota Batam terhadap alat listrik di DPRD Batam.

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang ikut dalam memadamkan api. Sehingga api tak meluas ke ruangan lainnya.

“Kami harap ruangan ini segera diperbaiki agar kami Fraksi Hanura bisa aktifitas kembali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat kejadian itu hanya ada satu orang staf Fraksi Hanura di ruangannya. Ia mengungkapkan, ruangan staf itu tidak menyatu dengan ruangan kerja Fraksi Hanura.

“Hanya satu sekat saja yang terbakar. Itu untuk ruangan staf tak terbakar. Ketika dia masuk ke dalam sudah penuh asap,” tuturnya. (*)

 

Reporter : Eggi Idriansyah

UPDATE