Selasa, 13 Januari 2026

Kunjungan Wisman Meningkat, Polda Kepri Pastikan Keamanan Pelabuhan Internasional Batam Center

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat berbincang dengan wisatawan mancanegara di Pelabuhan Internasional Batam Center.

batampos – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) memastikan arus balik Lebaran 2025 dan kedatangan wisatawan mancanegara melalui Pelabuhan Internasional Batam Center berjalan lancar dan aman.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, usai melakukan peninjauan langsung ke pelabuhan. Polda Kepri memastikan kesiapan personel dan kelancaran mobilitas penumpang, baik domestik maupun internasional.

“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. Kami mengerahkan lebih dari 3.076 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di titik-titik strategis seperti pelabuhan, bandara, tempat ibadah, dan jalur lalu lintas utama,” ujarnya, Senin (7/4).

Selain pengamanan arus balik, pihak kepolisian juga memprioritaskan pengawasan terhadap wisatawan asing yang mulai memadati Batam. Mengingat posisi strategis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, peningkatan kunjungan wisatawan dari mancanegara pun tidak terelakkan.

“Kami ingin wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, merasa aman dan nyaman selama berada di Batam. Ini penting agar mereka pulang dengan kesan positif,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang masih akan melakukan perjalanan arus balik agar mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas pada puncak arus balik yang terjadi pada 5 hingga 7 April 2025.

“Rencanakan perjalanan dengan baik. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, fisik pengemudi fit, dan selalu patuhi aturan lalu lintas. Keselamatan adalah yang utama,” kata dia.

Data dari Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center menunjukkan lonjakan aktivitas penumpang pada periode arus balik. Tercatat sebanyak 4.844 orang melakukan keberangkatan, sementara jumlah kedatangan mencapai 7.305 orang.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KPLP) Batam Center, Erik Mario Sihotang, mengatakan puncak keberangkatan terjadi pada 30 Maret dengan sekitar 4.000 orang, termasuk 1.006 Warga Negara Asing (WNA).

Adapun kedatangan tertinggi tercatat pada 31 Maret, didominasi oleh WNA, yang mencapai sekitar 8.000 orang. Tiket perjalanan umumnya dibeli pada 1 dan 2 April, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap perjalanan internasional pasca-Lebaran.

“Total WNA yang datang selama periode tersebut diperkirakan mencapai 8.000 orang, sedangkan Warga Negara Indonesia (WNI) sekitar 6.000 hingga 7.000 orang. Banyak masyarakat memilih bepergian ke luar negeri karena selisih harga tiket domestik dan internasional cukup mencolok,” ujarnya. (*)

Reporter: Abdul Aziz

Update