Senin, 12 Januari 2026

Kurir Sabu Diupah Rp 20 Juta, Lantamal IV Batam Gagalkan Penyelundupan 1,03 Kg Sabu

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

Wadan Lantamal IV Batam, Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara menunjukkan barang bukti 1,03 kg sabu di Mako Lantamal IV Batam, Rabu (2/7). F. Sondang untuk Batam Pos

batampos – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Batam menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu di Pelabuhan Rakyat Sagulung, Rabu (2/7) pagi. Barang haram seberat 1,03 kilogram tersebut didapati dari tangan kurir asal Aceh Timur, Muhammad, 33.

Komandan Lantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko mengatakan pengungkapan ini bermula dari informasi warga tentang dugaan penyelundupan narkoba dari Malaysia menuju Batam melalui jalur pelabuhan rakyat.

“Merespons cepat laporan tersebut, Tim Lantamal IV segera melaksanakan pengumpulan bahan keterangan dan pengawasan ketat di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan tersangka membawa 1 paket sabu yang dibungkus dengan teh cina. Kepada petugas, Muhammad mengaku diupah Rp 20 juta untuk membawa sabu tersebut ke Batam menggunakan speed boat.

“Tersangka langsung diamankan ke Pos Babinpotmar Sagulung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Berkat menjelaskan menegaskan pengungkapan ini sebagai wujud peran aktif TNI AL, khususnya Lantamal IV Batam, dalam melaksanakan fungsi intelijen maritim, patroli keamanan laut, serta menjalin sinergi dengan masyarakat pesisir untuk mendeteksi dini potensi tindak kriminal, terutama narkoba lintas batas.

“Sebagai bentuk penegakan hukum yang transparan, tersangka beserta barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polda Kepri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapmya.

Ia turut memberikan apresiasi atas kerja cepat tim di lapangan dan mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan demi menjaga perairan Indonesia dari segala bentuk ancaman.

“TNI Angkatan Laut akan terus hadir sebagai garda terdepan menjaga perairan NKRI dari bahaya narkoba demi masa depan bangsa,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Update