
batampos – Petugas medis kembali memindahkan 20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari lokasi karantina ke rumah sakit khusus infeksi (RSKI) Galang karena positif Covid-19, Rabu (22/12). Sehari sebelumnya juga ada 46 orang PMI yang dipindahkan karena positif Covid-19 juga.
Sepanjang Desember ini ada sekitar 150 an orang PMI yang harus dirawat karena bawa masuk Covid-19 dari luar negeri.
“Masih banyak yang positif. Hari ini ada 20 orang. Sisa PMI (di lokasi karantina) 1.400 an orang, ” ujar dr. Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan PMI di lokasi karantina, kemarin.
Rombongan PMI di lokasi karantina ini umumnya sudah mengikuti test swab kedua dan sedang menunggu hasil. Setelah 10 hari dikarantina dan hasil swab pertama dan kedua negatif baru diperkenankan kembali ke daerah asal.
PMI ini umumnya dari Malaysia dan Singapura. Mereka pulang melalui Batam dan harus menjalani karantina di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Tanjunguncang.
Ada tiga Rusunawa yang dijadikan lokasi karantina yakni Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) Baram, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa pemko Batam Tanjunguncang II. Saat ini jumlah PMI di sana over kapasitas sehingga rentan tertular jika ada PMI yang terpapar Covid-19. (*)
Reporter : Eusebius Sara



