Minggu, 15 Maret 2026

Lagi, DBD Renggut Nyawa Balita di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: Jawapo.com

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyatakan, hingga Rabu (10/8), kasus kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) berjumlah empat orang. Pasien DBD meninggal ini diketahui masih di bawah umur, warga Tembesi Makmur.

“Ya, ada penambahan satu orang pasien DBD yang meninggal dunia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, Rabu (10/9).

Menurutnya sejak Januari hingga saat ini sudah empat pasien DBD yang meninggal dunia. Empat pasien DBD ini diketahui masih balita. Pertama, pasien berusia 1 tahun warga Mediterania, Batam Kota. Lalu kedua pasien berusia 4 tahun warga Pelita, Nongsa, dan ketiga warga Kavling Sejunlung berusia 6 bulan.

“Terakhir balita usia 5 tahun warga Tembesi Makmur,” ungkap Didi.

Selain bertambahnya pasien meninggal, Dinkes Batam mencatat jumlah warga terjangkit demam berdarah dengue (DBD) capai 535 kasus hingga 7 Agustus 2022. Ratusan kasus DBD di Kota Batam ini terjadi hampir di seluruh wilayah kecamatan.

Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kasus DBD di tahun 2021 diketahui berjumlah 710 kasus dengan kasus kematiannya sebanyak empat orang. Sedangkan di tahun 2020 ada 763 kasus dengan kasus kematian tiga orang. Lalu di tahun 2019 ada sebanyak 728 kasus dengan kasus kematian 2 orang.

“Kasus DBD ini bersifat fluktuatif. Di saat musim hujan, penyakit DBD akan meningkat,” tambahnya.

Diketahui sepanjang tujuh bulan terkahir ini, kasus DBD tertinggi terjadi di bulan Juli yakni dengan 98 kasus. Disusul Januari 85 kasus, Februari 65 kasus dan Maret 75 kasus. Selanjutnya pada Juni ada 71 kasus serta sampai dengan 7 Agustus ada 14 kasus.

Didi menambahkan, berbagai upaya terus dilakukan Dinkes Kota Batam dalam meminimalisir penyebaran DBD ini. Salah satunya dengan melakukan fogging dan sekaligus mengaktifkan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan program Gerakan satu rumah satu orang jumantik.

Para jumantik ini akan diberikan sosialisasi dan penyuluhan serta pemahaman. Peran jumantik ini dilakukan di seluruh wilayah seperti diantaranya, edukasi jentik bersama tim Jumantik Bida Ayu Blok G,Kelurahan Mangsang, Sosialisasi Jumantik di BukitBarelang Kelurahan Tanjungpiayu, Pembinaan Jumantik Cilik di Bengkong Mahkota, Bengkong. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN