Selasa, 13 Januari 2026

Laka Maut di Simpang Basecamp, Anak Tewas, Ayah Sekarat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Motor yang dikendarai korban. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kecelakaan maut terjadi di bundaran simpang empat Basecamp, Batuaji, Kota Batam, Sabtu (10/5) malam. Satu keluarga yang mengendarai sepeda motor mengalami insiden tragis saat melintas di tengah padatnya arus lalu lintas. Dalam kecelakaan ini, Adelia, bocah perempuan berusia sembilan tahun, tewas di tempat setelah terlindas truk molen.

Ayah korban, Sawaluddin, mengalami luka serius dan kini dalam kondisi sekarat di RSUD Embung Fatimah, Batuaji. Sementara itu, ibu Adelia selamat meski mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Keluarga ini diketahui sedang dalam perjalanan menuju sebuah acara kondangan di kawasan Sagulung saat kecelakaan terjadi.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi keluarga tersebut tergelincir di bundaran simpang empat. Saat itu kondisi lalu lintas sedang padat, dan jalanan licin akibat hujan yang baru saja reda. Sepeda motor tiba-tiba kehilangan kendali dan jatuh ke sisi jalan yang bersisian dengan truk molen.

Nahasnya, Adelia jatuh ke arah truk molen yang sedang melaju pelan. Akibatnya, tubuh mungilnya terlindas dan meninggal dunia di tempat. Sementara Sawaluddin mengalami luka berat di bagian bahu kanan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Humas RSUD Embung Fatimah, Ellin Sumarni, menjelaskan bahwa saat ini kondisi Sawaluddin mulai stabil. Ia mengalami cedera berat berupa patah tulang pada bagian bahu kanan (scapula dextra) dan akan menjalani operasi dalam waktu dekat. “Pasien saat ini dalam kondisi stabil dengan GCS 14. Rencana tindakan operasi akan dilakukan hari Selasa,” ujar Ellin.

Sawaluddin dirawat di bawah pengawasan dr. Erstda bersama tim medis lainnya. Mereka telah melakukan visitasi secara berkala untuk memantau perkembangan kondisi pasien sebelum pelaksanaan tindakan medis lebih lanjut. Proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu cukup lama.

Di sisi lain, keluarga korban masih dalam suasana duka yang mendalam. Kepergian Adelia secara tragis meninggalkan luka emosional yang mendalam bagi sang ibu dan kerabat dekat. Prosesi pemakaman Adelia dilakukan pada Minggu pagi di TPU setempat dengan diiringi isak tangis keluarga.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Batuaji masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi mata telah dimintai keterangan, dan pengemudi truk molen juga sedang dalam pemeriksaan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa kondisi jalan di bundaran simpang empat Basecamp cukup memprihatinkan. Banyak kerikil dan pasir berserakan di jalan, serta terdapat lubang-lubang kecil dan bekas tambalan aspal yang licin ketika terkena air hujan. Kondisi ini diduga turut menjadi faktor penyebab kecelakaan.

Pihak berwenang diimbau untuk segera melakukan pembenahan infrastruktur jalan demi mencegah insiden serupa. Warga sekitar juga berharap adanya peningkatan pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut, mengingat simpang Basecamp dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Batuaji. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update