
batampos – Lampu penerangan jalan umum (PJU) dari Mukakuning hingga Batuaji sudah cukup lama tak berfungsi. Jalan utama yang menghubungkan wilayah Kecamatan Seibeduk, Batuaji dan Sagulung ini gelap gulita di malam hari.
Ini jadi keluhan serius masyarakat pengguna jalan terutama pekerja pabrik di Mukakuning. Mereka yang pulang atau berangkat kerja di malam hari selalu was-was dengan banyak kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalulintas ataupun jadi korban dari pelaku kriminal jalanan.
“Sudah berbulan-bulan tak nyala lampu jalan itu. Saya kerja di Mukakuning. Kalau masuk (kerja) atau pulang malam gelap sekali jalan ini. Seram rasanya. Selalu kuatir. Entah dibegal ataupun ditabrak,” ujar Amanda, warga Batuaji.
Hal yang paling ditakuti pengguna jalan di malam hari adalah kecelakaan lalulintas. Kendaraan yang kebut-kebutan dikuatirkan menabrak dari belakang dan ditinggalkan begitu saja. Kecelakaan tunggal seperti keluar jalur jalan juga jadi ancaman serius bagi pengguna jalan yang memiliki gangguan dengan jarak pandang.
“Karena gelap sekali. Saya kalau terlalu gelap kadang susah mau lihat jalan. Lampu sepeda motor memang terang tapi kurang maksimal karena sekeliling jalan terlihat gelap gulita,” ujar Hendro, warga lainnya.
Warga pengguna jalan berharap agar ini segara diperhatikan sebab jalan tersebut jalur ramai yang selalu dipadati kendaraan hingga larut malam.
“Belum lagi berita horornya. Jadi menyeramkan jalan itu kalau tak ada lampu. Semoga cepat ditanggapi pihak yang berkaitan,” harap Anita, buruh pabrik di Mukakuning yang berdiam di Batuaji. (*)
Reporter: Eusebius Sara



