
foto: Eusebius Sara / Batam Pos
batampos – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Mukakuning, Kota Batam, kini dalam kondisi memprihatinkan. Banyak bagian jembatan yang mengalami kerusakan, seperti atap yang bolong dan penutup bawah yang copot akibat tertabrak truk bermuatan tinggi. Kondisi ini membuat JPO tersebut menjadi tidak nyaman dan berbahaya bagi pejalan kaki yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, JPO tersebut juga tampak kotor dan tidak terawat. Sampah berserakan di berbagai sudut, sementara rerumputan yang mengering semakin memperburuk pemandangan. Selain itu, aksi vandalisme terlihat di sepanjang jembatan, dengan banyaknya coretan dan tulisan yang mengotori fasilitas umum tersebut.
Seorang warga Simpang Dam, Jhoni, mengatakan bahwa pada malam hari, JPO ini kerap digunakan sebagai tempat tidur oleh gelandangan. Ia juga menambahkan bahwa kondisi jembatan ini sudah lama tidak mendapatkan perawatan yang layak. Hal ini tentu mengurangi kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna, terutama pekerja yang harus menyeberang setiap hari.
Dibangun pada 2011, JPO Mukakuning dibangun untuk mempermudah dan memberikan kenyamanan bagi para pekerja yang menyeberangi jalan raya. Lokasi jembatan ini sangat strategis karena berada di antara dua kawasan industri besar, yakni Batamindo dan Panbil. Setiap hari, ratusan pekerja masih menggunakan jembatan ini untuk menuju tempat kerja mereka.
Seorang warga lainnya, Siska, berharap pihak berwenang segera memperhatikan dan memperbaiki kondisi JPO tersebut. Menurutnya, meskipun mengalami banyak kerusakan, jembatan ini masih ramai digunakan. “Harus segera diperbaiki agar pekerja merasa aman dan nyaman saat menyeberang,” ujarnya. (*)
Reporter: Eusebius Sara



