Rabu, 1 April 2026

Lawan Arus Jadi Kebiasaan Pengendara di Jalan Diponegoro

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jalan Diponegoro, Seitemiang, Batam. (F.JPG)

batampos – Kekurangan U Turn di Jalan Pangeran Diponegoro, Seitemiang, benar-benar merepotkan pengendara yang tinggal di sekitar jalan tersebut. Pengendara harus memutar jauh jika ingin menyeberang ke ruas jalan sebelahnya. Lawan arus yang sangat berisiko akhirnya jadi kebiasaan pengendara di sana demi mempersingkat waktu dan jarak tempuh.

Pengendara yang keluar dari Jalan Ahmad Dahlan Seitemiang dan akan ke arah Simpang Basecamp misalkan harus memutar jauh hingga ke Hutan Matakucing sebab, hanya disitu satu-satunya U Turn yang tersedia. Namun pemotor umumnya menggunakan jalur alternatif yakni lawan arus.

“Tiap pagi memang harus lawan arus saya karena buru-buru mau antar anak ke sekolah. Kalau ke sana (U Turn) terlalu jauh. Sampai Mata Kucing sana, makan waktu lagi,” ujar Delia, warga Seitemiang yang dijumpai saat melawan arus di simpang Seitemiang, Rabu (6/4).

Begitu juga dengan Iwan, warga perumahan Permata Hijau, setiap pagi dia harus melawan arus ke gerbang pintu Golf simpang Basecamp untuk mengantarkan anaknya ke Sekupang. U Turn yang dari perumahannya ada di Bundaran Simpang Basecamp dan itu terlalu jauh hanya untuk nyebarang ke jalur sebelahnya.

“Semenjak rampung proyek jalan dua jalur itu memang seperti ini kondisinya setiap pagi. Semua orang (pemotor) pada lawan arus dari pada jauh ke simpang Basecamp,” kata Iwan.

Disebutkan Iwan, sepanjang jalan Diponegoro yang membentang dari Simpang Basecamp hingga simpang Seiharapan Sekupang terhitung hanya ada tiga U Turn. Satu di simpang Tobing, satu di hutan mata kucing dan satu lagi di dekat perumahan Delta Villa. (*)

Reporter : Eusebius Sara

UPDATE