
batampos – Polresta Barelang memberi pelayanan cepat dalam laporan Call Center Polri 110. Laporan yang ditangani berupa kecelakaan, pengancaman, hingga penipuan.
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Barelang, AKP Djulmi Aswirman Amir mengatakan dalam layanan ini, personel polisi langsung menuju lokasi yang dilaporkan.
Seperti kecelakaan di Sukajadi pada Rabu (18/6) siang. Personel Sat Lantas langsung melakukan pengecekan situasi, memberikan penanganan awal kepada pihak-pihak yang terlibat, serta mengatur lalu lintas guna mencegah kemacetan.
“Petugas juga melakukan dokumentasi serta pencatatan kronologis kejadian untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Baca Juga: Langgar Izin Tinggal, Empat WNA Kembali Dideportasi dari Batam
Sedangkan laporan penipuan dialami Serli, warga Bukit Palem Permai, Batam Kota. Ia melaporkan mengalami kerugian Rp 1 juta setelah mentransfer uang ke pelaku.
Modus penipuan ini, pelaku menjanjikan harga iPhone 12 dengan harga sangat murah Rp 4,5 juta. Kemudian pelaku meminta uang muka sebagai jaminan.
“Personel langsung datang ke rumah pelapor. Dan kami menyarankan agar membuat laporan resmi agar bisa menyelidiki pelaku dan memblokoir nomor rekeningnya,” kata Djulmi.
Djulmi menjelaskan layanan 110 merupakan sarana penting dalam membantu masyarakat melaporkan segala bentuk tindak kriminal. Ia berjanji akan merespon cepat setiap pengaduan yang masuk dan memastikan tindakan yang tepat dalam penanganan kasus-kasus.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini dengan bijak dan segera melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan,” ungkapnya.
Baca Juga: Korban Pengeroyokan 3 Tahun Lalu, Jimson Berharap Pelaku Segera Ditangkap Setelah Serahkan Bukti
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian darurat, baik kecelakaan, tindak kriminal, maupun gangguan keamanan lainnya melalui layanan Call Center 110.
“Layanan ini tersedia selama 24 jam dan terhubung langsung dengan petugas Polri yang siap merespon setiap laporan masyarakat,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



