Senin, 16 Maret 2026

Layani Pemudik, Dinkes Batam Siagakan Tenaga Medis di Enam Titik Pelabuhan dan Bandara

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinkes Batam dr. Didi Kusmarjadi, SpOG.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan layanan kesehatan bagi pemudik tetap tersedia selama periode angkutan Lebaran 2026 dengan menyiagakan tenaga medis di sejumlah titik transportasi utama.

Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan keberadaan posko kesehatan tersebut bertujuan memberikan penanganan cepat bagi pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.

“Total ada enam titik pelayanan kesehatan yang disiapkan di lokasi-lokasi dengan pergerakan penumpang tinggi,” kata Didi, Senin (16/3).

Ia menjelaskan titik layanan kesehatan tersebut berada di Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Domestik Punggur, Pelabuhan Roro ASDP Punggur, Pelabuhan Domestik Sekupang, Pelabuhan Batam Centre, dan Pelabuhan Batu Ampar.

Menurut dia, beberapa lokasi seperti Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Sekupang, dan Pelabuhan Batu Ampar menerapkan sistem pelayanan on call karena telah memiliki fasilitas kesehatan serta tenaga medis dari pengelola setempat.

“Di bandara sudah ada klinik dan tim medis, sehingga petugas kami bersifat on call jika diperlukan tambahan tenaga medis,” ujarnya.

Sementara itu, posko kesehatan di Pelabuhan Domestik Punggur, Pelabuhan Roro ASDP Punggur, dan Pelabuhan Batam Centre disiagakan secara langsung dengan tenaga medis yang berjaga di lokasi.

Didi menyebutkan setiap posko dilengkapi tim pertolongan pertama yang terdiri dari dokter dan perawat, serta peralatan medis dasar untuk penanganan kondisi darurat. Selain itu, fasilitas pendukung seperti tandu, oksigen, obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), serta berbagai alat kesehatan lainnya juga disediakan.

Ia menambahkan layanan kesehatan tersebut disiagakan selama periode libur Idulfitri, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan sistem pergantian petugas dari puskesmas terdekat.

“Tenaga medis yang bertugas akan bergantian sesuai wilayah puskesmas terdekat dengan lokasi posko,” katanya.

Didi berharap keberadaan posko kesehatan ini dapat membantu pemudik yang membutuhkan penanganan medis serta memberikan rasa aman selama perjalanan mudik.

Salah seorang pemudik tujuan Dumai, Andi, 34, mengaku merasa lebih tenang dengan adanya posko kesehatan di pelabuhan.“Kalau perjalanan jauh kadang ada yang tiba-tiba sakit atau kelelahan. Dengan adanya posko kesehatan ini jadi lebih aman kalau butuh pertolongan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siti, 29, pemudik tujuan Belawan. Ia menilai keberadaan tenaga medis di pelabuhan sangat membantu, terutama bagi pemudik yang membawa anak kecil atau orang tua.

“Kadang anak-anak gampang demam atau mabuk perjalanan. Kalau ada dokter atau perawat di pelabuhan tentu sangat membantu,” katanya.(*)

SALAM RAMADAN