batampos.co.id – Leea amabilis cocok dimiliki pencinta tanaman yang sedang belajar. Sebab, merawat tanaman ini tergolong mudah. Selain itu, pertumbuhan tanaman ini tidak cepat. Karena itu, tanaman ini cocok dijadikan penghias di teras atau dalam rumah.
Robi Yatapajani memiliki empat pot Leea amabilis. Yang paling besar kira-kira setinggi 25 cm. ’’Ini usianya kira-kira setahun,” katanya saat dijumpai di kediamannya di Jogja. Pria 42 tahun itu dengan fasih menceritakan tanamannya tersebut. Leea amabilis merupakan tanaman dari hutan Kalimantan Barat. Robi memang memiliki banyak tanaman hutan.
Tanaman dari keluarga Vitacieae itu suka dengan cahaya. Meski tidak bisa langsung terkena matahari. Jika memilih menempatkan Leea amabilis di dalam rumah, Robi menyarankan agar tanaman itu dikeluarkan setidaknya sehari dalam seminggu.
’’Kalau kurang cahaya, akan terlihat lebih pucat. Kalau kena pencahayaan sinar matahari cukup terus-menerus, akan terlihat lebih gelap, cokelat tua keunguan yang sangat serasi dengan perpaduan warna tengah tulang daun yang berwarna putih silver,” ungkapnya.
Akar serabut yang dimiliki tanaman tersebut membuatnya harus hidup pada media tanam yang porous. Media tanam yang terlalu keras membuat akarnya tidak bisa bernapas dan akar mudah busuk karena air yang ada terlalu banyak.
Media tanam yang sering digunakan adalah sekam bakar dan choco peat. Agar terjaga, pemilik Keboenara Garden itu mengganti media tanamnya setiap tiga bulan. Selain itu, memastikan kondisi medianya lembap. Robi memilih meletakkan lumut di atas media tanam agar mengurangi penguapan air. Sementara itu, pot yang digunakan harus punya lubang agar saat menyiram, air tidak mengendap.
BACA JUGA: PKP Launching Himalaya Residance di Tiban V, View-nya Wow Banget
’’Siramnya tiga hingga empat kali seminggu,’’ ujarnya. Jika kurang air, daun akan layu. Namun, jika sudah disiram, daun akan kembali segar dalam waktu yang cepat. Dia punya tips agar tetap menjaga kesegaran tanaman ketika harus ditinggal keluar kota dan tidak ada yang menyiram. Robi akan meletakkan nampan di bawah pot untuk menampung air. Cara itu akan membuat media tanam tetap lembap.
Robi juga memiliki tips jika daun-daun layu atau rusak. Cukup dipotong saja bagian batangnya, nanti dahan baru muncul. Menurut Robi, tanaman tersebut memiliki keunikan daun yang serbaganjil. Satu dahan pasti daunnya ganjil. Bahkan, gerigi di pinggiran daun juga ganjil. Saat JPGROUP berkunjung ke rumahnya pada Kamis (28/10), Robi menunjukkan Leea amabilis yang berdaun lima dan tiga. (*)
Reporter: JPG Group



