
batampos – Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin melantik Leo Putra sebagai Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam di ruang kerja Sekretaris Daerah Kota Batam, Rabu (2/8).
Leo Putra sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.
“Kami mengucapkan selamat kepada Pak Leo yang sudah dilantik. Semoga dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Jefridin.
Baca Juga: Sebulan, Terjadi 4 Pelecehan Seksual Anak di Batam
Ia langsung meminta agar persoalan sosial yang saat ini masih terus terjadi di Batam bisa dituntaskan. Persoalan terkait ketertiban umum di Batam juga harus menjadi perhatian.
“Dinsos ini banyak masalah yang harus diurus. Semua berhubungan langsung ke masyarakat. Misalnya orang miskin, surat keterangan tidak mampu untuk berbagai bantuan, hingga persoalan sosial yang terjadi di lampu merah,” ujarnya.
Sebagai pejabat jangan hanya duduk di belakang meja. Pemecahan masalah sosial ini harus menjadi fokus utama. Bekerja cepat dalam penuntasan persoalan harus dilakukan bersama.
“Semua persoalan kemanusiaan. Perbaiki layanan. Jangan sampai ada warga yang mengeluh. Karena pelayanan lebih kepada urusan kemanusiaan,” tegasnya.
Baca Juga: Empat Hari Air Mati Total, Warga Citra Batam Terpaksa Tampung Air Buangan dari Pollux
Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam mengemban amanah satu dari enam SPM yang diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah. Batam juga tengah menuju kota moderen dan maju.
“Modern artinya tidak ada lagi di tiap simpang orang yang meminta-minta misalnya pengemis maupun manusia silver. Ini tugas Pak Leo untuk menertibkan ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah,” bebernya.
Selain itu, ia juga melihat masih banyak masyarakat yang menggalang dana dengan cara meminta-minta di jalan-jalan utama.
Ini juga harus menjadi perhatian bagi Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, karena ada Perda yang mengatur jika ingin menggalang dana harus mendapat izin dari Wali Kota melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.
“Ini menjadi perhatian kita semua, untuk itu Saya minta seluruh jajaran di Dinas Sosial harus kompak. Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus bergandeng tangan,” imbuh Jefridin.
Untuk penanganan bencana di Kota Batam, menurutnya Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam sudah cepat.
Sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Pemerintah saat mereka ditimpa musibah. Begitu juga dalam hal PKH di Kota Batam menurutnya sangat baik. Pesan lainnya yang harus menjadi perhatian adalah tindakan perdagangan orang di Kota Batam.
“Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam Saya harap dapat berkolaborasi dengan Satpol PP, Ditpam BP Batam dan pihak kepolisian dalam rangka mewujudkan ketertiban sosial di Kota Batam,” pungkasnya. (*)
Reporter: YULITAVIA



