Sabtu, 10 Januari 2026

Li Claudia: Membaca Ulang Kepemimpinan Perempuan di Hari Ibu

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Li Claudia Chandra, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, menerima penghargaan nasional pada peringatan Hari Ibu, Senin (22/12), sebagai pengakuan atas kepemimpinan perempuan di bidang ekonomi dan investasi daerah.
Wakil Kepala BP Batam dan juga sebagai Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

Ketika Hari Ibu diperingati, Wali Kota Batam dan juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menerima dua penghargaan nasional. Peristiwa itu bukan klimaks, melainkan penanda arah tentang bagaimana perempuan membaca dan menulis ulang kepemimpinan di Batam.

Reporter: Arjuna

Hari itu, Senin 22 Desember, Hari Ibu Nasional, tak hanya menjadi penanda perayaan peran perempuan. Li Claudia Chandra menganggap, tanggal itu menjelma jadi simpul perjalanan antara kepemimpinan, kota, dan kerja yang tak selalu terlihat.

Di panggung nasional, dua penghargaan disematkan kepadanya. Perempuan Inspiratif Award 2025 dari TV One, serta Wonder Mom Award 2025 dari Metro TV. Dua institusi media, dua kategori berbeda. Akan tetapi, satu pengakuan yang sama: kepemimpinan perempuan yang mendorong ekonomi dan investasi daerah.

Penghargaan itu diterima Li Claudia dalam kapasitasnya sebagai Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam. Dua jabatan strategis di kota yang sejak awal kelahirannya dirancang sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi. Ini adalah pengakuan atas kerja bersama seluruh elemen di Batam, baik pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Penghargaan ini buat masyarakat Batam, khususnya emak-emak,” begitu katanya.

Penghargaan, dalam konteks ini, bukanlah medali. Itu adalah tanda jeda. Sebuah pengingat, bahwa perjalanan pembangunan tak pernah bergerak lurus, dan tak pernah selesai.

Batam bukan kota yang tumbuh dari dongeng. Batam itu lahir dari peta, regulasi, dan kepentingan strategis negara. Maka kepemimpinan di Bandar Dunia Madani kerap diukur dengan angka: nilai investasi, realisasi proyek, serta pertumbuhan ekonomi.

Namun, Li Claudia datang dengan bahasa yang berbeda. Bahasa yang dibentuk oleh pengalamannya sebelum kekuasaan–sebagai pengusaha.

Dia mengenal dunia usaha bukan dari podium seremoni, melainkan dari meja rapat, dari kalkulasi risiko, dari kegagalan dan keberhasilan yang riil. Ia paham bagaimana sebuah kebijakan bisa mempercepat arus investasi, atau sebaliknya, mematikannya.

Li Claudia Chandra menerima Perempuan Inspiratif Award 2025 dan Wonder Mom Award 2025 pada peringatan Hari Ibu sebagai pengakuan kepemimpinan perempuan di Batam.
Li Claudia Chandra, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, menerima penghargaan nasional pada peringatan Hari Ibu, Senin (22/12). F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

Latar belakang itu membentuk cara pandangnya ketika masuk ke pemerintahan. Negara dan pasar, baginya, tidak harus saling mencurigai. Keduanya bisa berjalan sejajar, jika ruang dialog dibuka.

“Saya percaya pemerintah harus hadir sebagai mitra dunia usaha. Jika iklim investasi sehat, lapangan kerja tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat ikut bergerak,” kata Li Claudia.

Sebagai Wakil Wali Kota Batam perempuan pertama, posisi Li Claudia tidak hanya administratif. Kedudukan itu simbolik. Dalam sejarah politik lokal yang lama didominasi laki-laki, kehadirannya jadi koreksi yang sunyi, tetapi tegas. Namun, simbol saja tak cukup. Sejarah menuntut kerja nyata.

Di BP Batam, Li Claudia terlibat langsung dalam urusan investasi, pengelolaan lahan, serta arah pembangunan kawasan. Bidang-bidang yang keras, teknokratis, dan sarat tarik-menarik kepentingan.

Di ruang-ruang itulah kepemimpinan diuji. Bukan oleh tepuk tangan, melainkan oleh resistensi. Oleh warisan persoalan lama yang belum selesai.

Perempuan Inspiratif Award 2025 menyebutnya sebagai pemimpin perempuan yang menggerakkan ekonomi dan investasi daerah. Sebuah frasa yang formal, tapi menyimpan kerja panjang yang kerap berlangsung tanpa sorotan.

Sementara Wonder Mom Award 2025 menambahkan dimensi lain. Ibu, kota, dan keberlanjutan. Sebuah pengakuan. Kepemimpinan publik tidak pernah sepenuhnya terpisah dari kehidupan personal.

“Sebagai ibu, saya ingin Batam menjadi kota yang layak diwariskan. Bukan hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dan manusiawi,” ujar dia.

Ia adalah ibu, dan sekaligus pengambil keputusan. Dua peran yang sering dipertentangkan, seolah tak mungkin berdamai. Tapi, di sanalah politik sehari-hari bekerja. Merawat, sambil mengatur.

Di kota yang bergerak cepat seperti Batam, keberlanjutan sering kali kalah oleh urgensi. Investasi ingin cepat, pembangunan ingin segera. Di titik itu, kepemimpinan diuji untuk tidak tergesa.

Barangkali itu sebabnya penghargaan trsebut hadir bertepatan dengan Hari Ibu. Metafora yang sederhana, tapi kuat.

Li Claudia tahu, Batam bukan hanya mesin ekonomi. Batam adalah rumah bagi jutaan orang, dengan harapan yang rapuh dan mimpi yang keras kepala.

Sebagai perempuan pertama di kursi Wakil Wali Kota, ia memikul lebih dari sekadar jabatan. Yang memikul ekspektasi, dan juga prasangka. Namun, sejarah kota sering ditulis bukan oleh mereka yang sempurna, melainkan oleh mereka yang bertahan.

Dua penghargaan nasional itu kelak mungkin hanya menjadi catatan kaki. Tetapi hari ini menjadi cermin, bahwa kepemimpinan perempuan bukan pengecualian, melainkan kemungkinan. (*)

ReporterArjuna

Update