Selasa, 27 Januari 2026

Li Claudia Targetkan 2 Tahun ke Depan Batam Lebih Baik Menangani Banjir

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Li Claudia Chandra. Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam menargetkan kondisi banjir di Batam akan jauh lebih baik dalam dua tahun ke depan.

Janji itu disampaikan Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, sebagai komitmen nyata pemerintah menanggapi keresahan warga yang saban musim hujan harus berjibaku dengan genangan.

“Dua tahun lagi mudah-mudahan bisa lebih baik. Tapi memang butuh kerja keras semua pihak. Semoga dengan sinergi yang baik antara Pemko Batam dengan BP Batam, serta melaksanakan langkah-langkah penanganan yang tepat, hal ini dapat mempercepat mengatasi permasalahan banjir di Kota Batam,” katanya, Minggu (28/9).

Baginya, banjir masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi Batam dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, banjir juga menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. Oleh karena itu, pemerintah menempatkan program penanggulangan banjir sebagai prioritas bersama.

Li Claudia menjelaskan, Pemko dan BP Batam telah membentuk Tim Gabungan Penanggulangan Banjir. Tim ini melibatkan perangkat daerah teknis, unsur BP Batam, hingga aparat wilayah di tingkat kecamatan. Kehadiran tim gabungan ini menjadi bentuk sinergi baru yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Ia menyebut, strategi penanganan banjir dirancang dalam tiga tahap, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang. Dalam jangka pendek, pemerintah fokus pada normalisasi sungai serta pembersihan saluran alami yang terhambat sedimentasi.

Untuk jangka menengah, pemerintah menyiapkan pembangunan saluran pembuangan baru ke laut, khususnya di kawasan padat seperti Mondial dan Bengkong. Selain itu, juga dipasang box culvert berukuran besar guna memperlancar aliran air ketika curah hujan tinggi.

“Selain melakukan normalisasi, kami juga melakukan pemasangan box culvert berukuran besar agar dapat mengatasi debit tinggi. Kami berharap, selain ada keterlibatan pengusaha, juga ada peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pada saluran-saluran air,” ujar Li Claudia.

Persoalan banjir tidak bisa diselesaikan hanya dengan kerja pemerintah semata. Diperlukan dukungan penuh dari masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kalau masyarakat ikut terlibat, kita optimis target dua tahun kondisi banjir di Batam lebih baik bisa tercapai,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Update