Selasa, 20 Januari 2026

Libur Isra Mikraj, Trafik Penumpang Ferry Batam–Malaysia dan Singapura Naik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Arus penumpang di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center terpantau meningkat, terutama untuk rute tujuan Malaysia dan Singapura, Jumat (16/1). F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Momentum libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj mulai dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke luar negeri. Arus penumpang ferry internasional di Pelabuhan Batam Center terpantau meningkat, terutama untuk rute tujuan Malaysia dan Singapura, Jumat (16/1).

Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Center, Pasaroan Samosir, mengatakan lonjakan penumpang sudah terlihat sejak pagi hari. Namun, kepadatan tersebut diperkirakan hanya terjadi pada awal masa libur.

“Pagi tadi keberangkatan ke Malaysia sudah mulai ramai. Besok kemungkinan kembali normal, sementara arus balik biasanya meningkat pada Minggu,” ujar Pasaroan.

Baca Juga: Nongkrong Asyik, 5 Cafe Baru di Batam Ini Jadi Incaran Anak Muda

Ia menjelaskan, pada hari normal jumlah penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center berkisar 2.000 hingga 3.000 orang per hari. Selama libur panjang, jumlah tersebut dipastikan mengalami peningkatan meski persentase kenaikannya belum dihitung secara rinci.

Dalam sehari, pelabuhan ini melayani sekitar 50 hingga 55 trip perjalanan ferry internasional. Untuk memastikan keselamatan pelayaran, pihak syahbandar secara rutin memantau kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Setiap hari kami memperbarui informasi cuaca dari BMKG dan langsung menyampaikannya kepada masing-masing nakhoda agar keselamatan pelayaran tetap terjaga,” katanya.

Baca Juga: Dana Bergulir Pemko Batam Mulai Disalurkan di Awal 2026

Terkait pengawasan barang bawaan penumpang, Pasaroan menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Bea Cukai yang memiliki kewenangan dalam pemeriksaan dan penindakan.

Ia juga mengimbau seluruh operator kapal untuk tetap mengutamakan faktor keselamatan, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang yang dimanfaatkan untuk perjalanan ke luar negeri. (*)

ReporterAzis Maulana

Update