Selasa, 13 Januari 2026

Limbah Masuk Malam Hari, Polisi Telusuri Pembuangan Limbah Berbahaya di Dekat Pemukiman di Batuaji

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kumpulan limbah yang berada dekat pemukiman warga di daerah Batuaji. f.eusebius

batampos-Dugaan baru mencuat dari kasus pembuangan limbah berbahaya di lahan kosong dekat Perumahan Kodim, Kelurahan Buliang, Batuaji. Warga setempat meyakini limbah tersebut sengaja dibuang oleh sekelompok orang menggunakan truk pada malam hari, agar tidak diketahui masyarakat sekitar.

Informasi yang beredar di lingkungan warga juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum anggota dewan di Kota Batam dalam kasus ini. Meski belum terbukti, isu ini menjadi perbincangan hangat dan menambah keresahan warga yang sudah terganggu dengan bau menyengat dari limbah.

“Orang-orang sini lihat ada truk yang masuk malam-malam, bawa limbah itu. Ramai juga yang bilang ada oknum anggota dewan di belakang ini. Kami minta ditelusuri dan kalau benar, harus ditindak,” ujar Rd, salah satu warga yang tak mau nama lengkapnya disebutkan.

BACA JUGA: Limbah Berbahaya Berada Dekat Pemukiman, Warga Batuaji Resah

Warga menilai, siapapun pelaku pembuangan limbah berbahaya ini harus bertanggung jawab. Sebab selain merusak lingkungan, keberadaan limbah tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, apalagi lokasi sangat dekat dengan permukiman dan sekolah.

Meskipun limbah tersebut sudah diangkut kembali oleh pihak yang membuang, warga tetap tidak tenang. Sisa-sisa limbah yang masih tercecer di lahan kosong tersebut masih terlihat jelas dan belum dibersihkan secara menyeluruh.

“Siapapun dia, nggak boleh semena-mena buang limbah kayak gini. Aneh juga, limbah bisa diangkut lagi tanpa proses hukum. Jangan sampai ini cuma ‘beres’ begitu saja,” ujar Irma, warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga berharap agar aparat penegak hukum dan instansi terkait benar-benar menelusuri kasus ini secara tuntas. Mereka meminta agar tidak ada perlakuan istimewa terhadap pelaku, meski melibatkan pihak berpengaruh sekalipun.

Namun hingga kini, pihak kepolisian sektor Batuaji mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Andi Pakpahan menyebut belum ada laporan resmi dari masyarakat yang masuk ke pihaknya terkait penemuan limbah tersebut.

“Tak ada laporan masuk, tapi coba kami telusuri” ujar Kanit. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Update